Berita Hulu Sungai Tengah

Tradisi Gotong Royong Jelang Ramadhan di HST, Warga Bersihkan Makam dan Langgar  

Sudah menjadi tradisi, menyambut blan suci Ramadan, warga muslim Kabupaten Hulu Sungai T

Tradisi Gotong Royong Jelang Ramadhan di HST, Warga Bersihkan Makam dan Langgar   
Hanani
Usai gotong royong, warga makan siang bersama menggunakan alas daun pisang, sebagai simbol kekompakan dan kebersamaan.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Sudah menjadi tradisi, menyambut blan suci Ramadan, warga muslim Kabupaten Hulu Sungai Tengah, melaksanakan gotong royong membersihkan makam muslimin, hingga membersihkan masjid,langar dan musala.

Pemandangan tersebut ditemukan tak hanya di desa-desa. Tapi juga di Barabai, Kota Kabupaten HST.

Di masjid-masjid, warga membersihkan pekarangan masjid, memcuci karpet untuk persiapan salat taraweh sebulan penuh, hingga bersih-bersih lantai dan kaca jendela tempat ibadah tersebut.

Untuk makam, biasanya dibersihkan oleh keluarga masing-masing almarhum di area pemakaman. Kecuali di Kelurahan Bukat, Jalan Brigjen H Hasan Basri, mereka juga membersihkan pemakaman umum tersebutl, secara gotong royong.

Sejak pukul 09.00 wita, puluhan warga dengan membawa alat masing-masing, membersihkan makam dari rumput liar.

"Tak peduli makam keluarga siapa, kami membersihkannya bersama- sama, agar kubur lebih terlihat indah dan bersih,"kata Mulyadi, warga Bukat.

Kekompakan warga Bukat, kata Mulyadi sudah terjalin lama, karena antarwarga merasa satu keluarga.

"Alhamdulillah ditempat kami tidak ada istilah maupahakan, atau membayar orang lain untuk bersih-bersih. Termasuk bersihkan langgar, semua dikejakan secara gotong royong, oleh para pemuda di sini,"tambah Mulyadi.

Usai gotong royong, ibu-ibu di kelurahan tersebut yang bertugas memasak,menyiapkan makan siang untuk mereka yang melakukan bersih-bersih.

"Alhamdulillah, makan bersama hari ini kami menggunakan daun pisang, di tempat terbuka, sebagai wujud kebersamaan dan kekompakan warga di sini,"kata warga Bukat lainnya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help