Futsal

Hebat, Ryan Terima Penghargaan dari Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Kalsel Anwar Hadimi

Pemain yang mendapatkan penghargaan dari induk organisasi futsal Banua tersebut yaknu Rahmatullah Hasriyanoor Hanafi

Hebat, Ryan Terima Penghargaan dari Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Kalsel Anwar Hadimi
BANJARMASINPOST.co.id/burhani yunus
Hafis dan Ryan menerima penghargaan dari Ketua AFP Kalsel H Anwar Hadimi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Untuk memotivasi pemain Futsal AFP Berikan Penghargaan kepada pemai futsal Kaliamantan Selatan yang berlaga di Liga Futsal Profesional Indonesia.

Pemain yang mendapatkan penghargaan dari induk organisasi futsal Banua tersebut yaknu Rahmatullah Hasriyanoor Hanafi atau Ryan yang bermain untuk Kancil BB Pontianak, Hafis bermain untuk Mataram FC, Jumadil SDR Binjai dan Muhammad Ramli yang bermain di liga futsal Indonesia membela SKN Kebumen.

H Anwar Hadimi, ketua AFP Kalsel, mengatakan penghargaan yang pihaknya berikan untuk memotivasi para pemain futsal daerah.

"Saya berharap melalui penghargaan ini pemain kita Kalimantan Selatan semakin banyak bermain di Liga Profesional," kata H Anwar Hadimi.

Baca: Jadwal Pengumuman Awal Puasa Ramadhan 2018, Insya Allah Bersamaan, Kamis 17 Mei 2018

Baca: Ngeri, Begini Cara Keluarga Dita Buat Anaknya Jadi Pelaku Bom Gereja, Ini Status Terakhirnya

H Anwar Hadimi mengatakan, untuk mengembangkan olahraga futsal di Kalimantan Selatan, AFP Kalsel akan terus meningkatkan kejuaraan dan turnamen antar pelajar, mahasiswa dan tingkat klub.

H Anwar Hadimi mengatakan, dalam waktu segera pihaknya juga akan segera melakukan persiapan para pemainnya untuk menghadapi babak kualifikasi PON.

"Untuk persiapan babak kualifikasi PON kita akan melaksanakan pertemuan antar pengurus untuk membahas persiapan tersebut. Untuk pemain kita tinggal memanggil saja karena sudah ada data base pemain hasil Pekan Olahraga Provinsi Tabalong 2017 baik itu putra mau pun putri," kata H Anwar Hadimi.

Ryan salah satu pemain Kalimantan Selatan yang bermain di Liga Futsal Profesional Indonesia memperkuat Kancil BBK Pontianak mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan AFP Kalsel.

Ryan yang merupakan salah satu pemaib Timnas Indonesia U20 Thailand 2017 ini mengatakan, Kalimantan Selatan banyak memiliki telenta muda. Namun sayang mental bertanding mereka tidak terasah karena adanya sistem pemain 'Bintang' yang sangat mengganggu kualitas dan mental pemain Banua.

"Pengalaman saya ikut bermain antar kejuaraan, turnamen di Kalimantan Barat mereka tidak kenal istilah pemain lavel bintang. Pemain hebat mana aja silahkan ikut bertanding," kata Ryan.

Hal ini jauh bertolak belakang pada kejuaraan dan turnamen yang dilaksanakan di Kalimantan Selatan. Untuk pemain yang pernah bermain di Kejurprov, Porprov dan PON yang sudah berlebel bintang tidak boleh bersama dalam satu tim.

"Herannya panitia membatasi pemain berlabel bintang Kalimantan Selatan namun untuk pemain luar Kalimantan Selatan bisa sebanyak-banyak bermain untuk klub yang berani mendatangkan mereka," kata Ryan yang sejak berusia 16 tahun sudah mendapatkan label bintang. (BANJARMASINPOST.co.id/burhani yunus)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help