Ekonomi dan Bisnis

Mau Sukses Bangun Bisnis? Ini Ada Tips Dari Raja Cendol Danu Sofwan

Kehadiran CEO PT JHD Randol Visi Utama, Danu di panggung Pertamina Goes to Campus di Banjarmasin buat para mahasiswi

Mau Sukses Bangun Bisnis? Ini Ada Tips Dari Raja Cendol Danu Sofwan
Achmad Maudhody
Pengusaha muda CEO PT JHD Randol Visi Utama, Danu Sofwan saat ceritakan tips berbisnis di zaman digital pada gelaran Pertamina Goes to Campus di Banjarmasin, (14/5/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sudah melalui jatuh bangun dan memulai bisnisnya dari nol, pengusaha muda yang cukup sukses di bidang kuliner di Indonesia, Danu Sofwan bocorkan kunci suksesnya di Pertamina Goes to Campus 2018 di Banjarmasin.

Kehadiran CEO PT JHD Randol Visi Utama, Danu di panggung Pertamina Goes to Campus di Banjarmasin buat para mahasiswi peserta cukup heboh, Senin (14/5/2018).

Memulai bisnis benar-benar dari nol, Danu membuktikan dengan tekad kerja keras dan konsistensi bisa membangun usaha cukup besar.

Baca: Besok Selasa 15 Mei Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa 2018, Muhammadiyah Sudah Pasti 17 Mei 2018

Hingga kini dengan nama dagang Randol, Danu sudah lebarkan sayap bisnisnya dengan konsep waralaba hingga 800 outlet seluruh Indonesia.

Baca: Awal Puasa Ramadhan 2018 Diprediksi Rabu 16 Mei 2018 untuk Muslim di Amerika Serikat

Namun dijelaskan Danu, membangun bisnis yang dapat berkembang dan sukses juga diperlukan faktor keilmuan.

Menguasai betul produk yang dikembangkan, mengerti keinginan pasar, mengerti tren adalah modal tak kalah penting.

Baca: Ngeri, Begini Cara Keluarga Dita Buat Anaknya Jadi Pelaku Bom Gereja, Ini Status Terakhirnya

Mempelajari dan terapkan konsep marketing mix dan strategi promosi yang sesuai dengan tren pasar juga dinilai sangat membantu dalam mengembangkan usaha.

"Tekad dan kemauan tanpa keilmuan usaha tidak akan cukup, karena semua hal ada ilmunya termasuk untuk usaha," kata Danu.

Bahkan menerapkan konsep keilmuan ini, saat memulai usaha Raja Cendolnya, Danu sudah melakukan berbagai riset dan survei langsung ke pada calon konsumennya.

Termasuk dengan memberikan sampel gratis disertai kuisioner pun ditempuhnya untuk mendapatkan data riil tanggapan dan keinginan konsumen atas produk yang akan dipasarkan.

Menurut Danu, dari sana akan didapatkan modal pengetahuan dan data untuk perbaiki dan kembangkan produk, strategi harga dan promosi yang dibutuhkan.

Apalagi di zaman disrupsi teknologi saat ini, cepat tanggap dan beradaptasi gunakan strategi memanfaatkan dunia digital juga menjadi hal penting.

Cara mudah untuk manfaatkan dunia digital sebagai alat pemasaran adalah dengan membuat alat tingkatkan keterlibatan konsumen dengan produk.

Tak hanya itu, untuk memulai usaha tanpa modal, para mahasiswa juga bisa memulai berlatih jalankan bisnis dengan sederhana sebagai dropshipper atau reseller untuk latih aspek pelayanan.

Pengusaha baru juga bisa memulai bisnis tanpa modal dengan bsrmodalkan proposal bisnis yang baik dan bangun kepercayaan agar bisa dapatkan investor sebagai pemodalnya. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved