Berita Hulu Sungai Tengah

Pasca Ledakan Bom di Surabaya, Gereja di HST Dipantau Terus-menerus

Status tersebut disikapi Polres HST dengan meningkatkan kewaspadaan keamanan dengan meningkatkan pengamanan Mapolres,

Pasca Ledakan Bom di Surabaya, Gereja di HST Dipantau Terus-menerus
istimewa
(Ilustrasi) Video detik-detik ledakan bom di tiga gereja di Surabaya tersebar di dunia maya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pasca ledakan bom di Surabaya, Polda Kalsel memberlakukan status Siaga 1.

Status tersebut disikapi Polres HST dengan meningkatkan kewaspadaan keamanan dengan meningkatkan pengamanan Mapolres, tempat keramaian serta tempat ibadah, khususnya gereja-geraja yang ada di HST.

Di Kabupaten HST ada lima gereja, yaitu di Bataliyon 621 Manuntung, Barabai, di Kecamatan Hantakan, di Desa Labuhan dan Labuhan Seberang Kecamatan Batangalai Selatan, serta di Desa Batu Kambar, Kecamatan Batangalai Timur.

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (14/5/2018) menjelaskan, pengamanan yang dilakukan dengan cara patroli yang ditingkatkan, di sejumlah titik tertentu.

Baca: Jadwal Pengumuman Awal Puasa Ramadhan 2018, Insya Allah Bersamaan, Kamis 17 Mei 2018

Baca: Ngeri, Begini Cara Keluarga Dita Buat Anaknya Jadi Pelaku Bom Gereja, Ini Status Terakhirnya

“Khusus untuk gereja, dari dulu ada kegiatan mingguan,pengamanan sesuai jadwal kegiatan jemaahnya,”kata Kapolres.

Kapolres mengimbau masyarakat HST agar tetap bersikap tenang serta tak mudah terprovokasi oleh isu-isu tak jelas, serta tetap mendukung Polri dalam memberantas terorisme, yang jauh dari nilai-nilai agama dan kemanusian tersebut.

Mengenai pengamanan Mapolres, Polres HST sudah memberlakukan system portal digital dan wajib lapor melalui petugas piket, bagi masyarakat umum yang hendak memasuki Mapolres.

Selain ditanya identitas, mereka juga harus menyampaikan tujuan kunjungan ke kantor POlres HST tersebut.

Sementara, pantauan BPost Online di objek-objek vital lainnya, seperti bank-bank tetap beraktivitas seperti biasa.

Tak ada pengamanan khusus, namun para security melaksnakakan tugas mereka seperti biasa.

Demikian pula di Markas Kodim 1002 Barabai, tak ada pengamanan khusus, karena pengamanan rutin telah dilakukan dengan menempatkan petugas piket di pos jaga depan Makodim.

“Ada atau tidak ada kasus teroris di pulau Jawa, kami selalu waspada, dan tak pernah pos jaga pintu masuk Makodim kosong,” ungkap salah satu anggota Kodim 1002/Barabai. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved