Ekonomi dan Bisnis

Pertamina Goes to Campus 2018, Kenalkan Lebih Dalam Pertamina Pada Kaum Muda Milenial

Berlangsung seru, acara Pertamina Goes to Campus di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin diramaikan kurang lebih

Pertamina Goes to Campus 2018, Kenalkan Lebih Dalam Pertamina Pada Kaum Muda Milenial
banjarmasinpost.co.id/acm
Para peserta Pertamina Goes to Campus 2018 di ULM, Banjarmasin berfoto di photo booth PGTC di Gedung Serbaguna ULM 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Berlangsung seru, acara Pertamina Goes to Campus di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin diramaikan kurang lebih 500 peserta para mahasiswa dari Kota Banjarmasin, Senin (14/5/2018).

Acara yang digelar di Gedung serbaguna ULM ini miliki tujuan untuk persiapkan para mahasiswa hadapi dunia karier diisi berbagai sesi termasuk pemaparan materi, talkshow, tanya jawab seputar Pertamina dan dunia karier.

Dijelaskan President Culture Change Agent Pertamina MOR VI, Hari Prasetyo, pengembangan sumber daya manusia sangat penting termasuk untuk dukung dan majukan Pertamina sebagai power house Indonesia di bidang energi.

Baca: Umat Islam Jepang Bakal Berpuasa 16 Jam Bulan Ramadhan 2018, ini Jadwal Berbuka untuk Wilayah Tokyo

Hari paparkan bagaimana profil dan amanat yang diemban Pertamina sebagai tulang punggung ketahanan energi nasional.

Saat ini, tak hanya berkutat di industri minyak dan gas, namun Pertamina miliki visi menjadi perusahaan energi kelas dunia.

Salah satunya dengan mengembangkan sumber daya manusia lokal agar dapat menunjang dan memaksimalkan manfaat sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

Baca: Polisi Langsung Gendong dan Selamatkan Diduga Anak Teroris di Lokasi Ledakan di Polrestabes

Hingga saat ini, Pertamina sudah mampu perbaiki ketahanan energi nasional dari sebelumnya 12 hari menjadi 23 hari yang setiap hari rata-rata membutuhkan pasokan 1,6 juta barrel.

Hal ini menurut Hari juga disokong dengan mulai aktifnya Pertamina melakukan pengembangan dan pemanfaatan sumber panas bumi sebagai alternatif sumber energi.

Menjadi negara kepulauan yang sangat tersebar, tak hanya proses produksi, namun distribusi juga menjadi tantangan bagi Pertamina untuk terapkan keadilan energi melalui konsep bahan bakar minyak (BBM) satu harga di Nusantara.

Baca: Ini Pesan Damai dan Doa Ustad KH Muhammad Arifin Ilham Serta Penjelasan Tentang Syarat Jihad

"Indonesia ini menjadi negara dengan format distribusi paling rumit di dunia. Melalui jalur darat, laut dan udara sekalipun distribusi kami jalankan untuk terapkan konsep BBM satu harga," kata Hari.

Dari rata-rata produksi 0,8 juta barrel produk energi dari minyak perhari yang diolah di 6 kilang minyak milik Pertamina, disalurkan melalui 116 terminal BBM melalui armada 2200 tangker dan 2800 armada tangki ke total 6400 SPBU di seluruh Indonesia.

Dengan empat proyek besar utama hingga tahun 2025 mendatang yang salah satunya merupakan proyek pembangkit bertenaga panas bumi, Pertamina akan membutuhkan kurang lebih 97 ribu tenaga kerja langsung.

Tak hanya itu, mendukung proyek-proyek ini, Pertamina juga membutuhkan tenaga tambahan bantuan tenaga sebanyak 291 ribu orang dari vendor-vendornya.

"Jadi kedepan kebutuhan tenaga kerja khususnya di Pertamina sendiri cukup besar," kata Hari.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help