Yayasan Adaro Bangun Negeri

Pesta Panen Sayuran Organik YABN Wujudkan Pertanian Ramah Lingkungan

kelompok yang beranggotakan 5 orang ini, berkomitmen menjaga lingkungan dengan tidak menggunakan bahan-bahan kimia di lahan pertaniannya.

Pesta Panen Sayuran Organik YABN Wujudkan Pertanian Ramah Lingkungan
Istimewa/YABN
Panen Sayuran Organik oleh Direktur YABN Okty Damayanti, Frans L. Kansil Vice President Kamadjaja Logistic, Panca Daru Widyasto GM Aston Hotel dan Nur Aina Ketua GOW dilakukan dilah 

BANJARMASINPOST.CO.ID - KESADARAN akan pentingnya gaya hidup sehat belakangan ini semakin sering dikampanyekan.

Rutin berolahraga dan mengonsumsi buah dan sayur secara seimbang menjadi sebuah langkah hidup sehat bagi hidup kita.

Namun bagaimana jika buah-buahan dan sayur yang kita konsumsi tercemar pestisida dan bahan kimia sintetis yang dapat mengakibatkan kerusakan organ dalam tubuh? Alih-alih sehat malah sakit yang akan kita dapat.

Tingginya angka kebutuhan serat dan vitamin dalam tubuh manusia setiap harinya menuntut kita untuk mengonsumsi buah dan sayur yang sehat dan bebas dari pestisida.

Penggunaan pupuk dan pengusir hama yang mengandung bahan kimia tentunya berbahaya bagi tubuh manusia dan tentu akan memiliki dampak buruk bila terkonsumsi dalam jangka waktu lama.

Kelompok tani organik Suka Maju, desa Kambitin, kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan, menjadi salah satu kelompok tani yang konsisten melakukan pertanian tanpa menggunakan bahan kimia
Kelompok tani organik Suka Maju, desa Kambitin, kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan, menjadi salah satu kelompok tani yang konsisten melakukan pertanian tanpa menggunakan bahan kimia (Istimewa/YABN)

Salah satu solusinya adalah dengan mengonsumsi buah dan sayur yang dihasilkan dari kebun organik.

Sayangnya, masih sedikit lahan perkebunan di Indonesia yang melakukan penanaman dengan cara organik.

Hasil pertanian yang kita temui saat ini diperkirakan masih banyak yang terpapar bahan kimia pestisida.

Kelompok tani organik Suka Maju, desa Kambitin, kabupaten Tabalong Kalimantan Selatan, menjadi salah satu kelompok tani yang konsisten melakukan pertanian tanpa menggunakan bahan kimia dilahan yang dimilikinya sejak akhir tahun 2017 silam.

Meski baru, kelompok yang beranggotakan 5 orang ini, berkomitmen untuk menjaga lingkungan dengan tidak menggunakan bahan-bahan kimia di lahan pertaniannya.

Kunjungan ke tempat pembibitan tanaman
Kunjungan ke tempat pembibitan tanaman (Istimewa/YABN)
Halaman
123
Penulis: Dony Usman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved