Berita Banjarmasin

Zakat itu Mengikis Sifat Kikir, Menciptakan Ketenangan dan Kembangkan Ekonomi

Jajaran direksi RS M Anshari Saleh mendapat kunjungan sosialisasi dari Baznas Kalsel pada Senin (14/5) dalam rangka ZIS melalui UPZ

Zakat itu Mengikis Sifat Kikir, Menciptakan Ketenangan dan Kembangkan Ekonomi
banjarmasinpost.co.id/salmah
Sosialisasi dan pelayanan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) Baznas Kalsel dihadiri Ketua Umum Baznas Kalsel, HP Rusdi Effendi AR dan jajaran pengurus. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran direksi RS M Anshari Saleh mendapat kunjungan sosialisasi dari Baznas Kalsel pada Senin (14/5) dalam rangka ZIS melalui UPZ (Unit Penerimaan Zakat).

Sosialisasi dan pelayanan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) Baznas Kalsel dihadiri Ketua Umum Baznas Kalsel, HP Rusdi Effendi AR dan jajaran pengurus.

Kegiatan ini ditanggapi positif oleh M Hanafi, Wakil Direktur Bagian Administrasi dan Keuangan RS M Ansyari Saleh.

Baca: Jadwal Pengumuman Awal Puasa Ramadhan 2018, Insya Allah Bersamaan, Kamis 17 Mei 2018

Baca: Awal Puasa Ramadhan 2018 Diprediksi Rabu 16 Mei 2018 untuk Muslim di Amerika Serikat

Baca: Sosok Penting Ini yang Secara Heroik Selamatkan Anak Bomber di Polrestabes Surabaya, Lihat Videonya

"Zakat adalah bagian penting dalam. menegakkan rukun Islam. Saat ini mungkin belum optimal. Dengan sosialisasi hari ini semoga bisa lebih optimal," ujarnya.

DR Sukarman Jamaluddin, Wakil Ketua 1 Baznas Kalsel, menyampaikan, undang undang mengatur pengumpulan zakat ini. Juga ada Peraturan pembentukan UPZ (Unit Penerima Zakat) di lembaga pemerintah dan swasta.

"Rumah sakit ini termasuk lembaga milik pemerintah provinsi. Dengan adanya UPZ maka dapat menerima zakat, infaq, sadakah dari aparatur sipil negara yang ada di rumah sakit ini," jelasnya.

Baca: Umat Islam Jepang Bakal Berpuasa 16 Jam Bulan Ramadhan 2018, ini Jadwal Berbuka untuk Wilayah Tokyo

Berapapun yang dizakatkan, infaq maupun sedekah, adalah bernilai ibadah. Apalagi ini untuk kesejahteraan masyarakat khususnya mustahik (penerima zakat).

Secara tanggungjawab pengolaan, lanjutnya, Baznas diaudit dari Departeman Agama dan akuntan publik.

M Ilham Masykuri Hamdie, Satuan Audit Internal Baznas Kalsel, memaparkan, rukun Islam ada lima namun nomor empat masih dianaktirikan.

"Syahadat kita semua membacanya, puasa begitu banyak yang melakukan, shalat setiap hari dilaksanakan, ibadah haji dan umrah panjang daftar tunggunya, tapi soal zakat masih harus selalu diingatkan," ungkapnya.

Baca: Ini Pesan Damai dan Doa Ustad KH Muhammad Arifin Ilham Serta Penjelasan Tentang Syarat Jihad

Padahal, lanjut Ilham, zakat adalah pintu gerbang kekhalifahan yang merupakan sendi pokok ajaran Islam Zakat bukan ibadah sukarela tapi mandatory (wajib) baik dalam ajaran islam maupun aturan pemerintah.

"Zakat itu harus diambil kepada muzaki (pemberi zakat). Makanya setelah Rasulullah wafat, tugas pertama Abu Bakar sebagai khalifah adalah memerangi orang tidak bayar zakat," jelasnya.

"Kenapa zakat perlu? Selain sebagai pintu gerbang kekhalifahan, juga meningkatkan solidaritas sosial karena ada hak orang lain dalam rezeki kita," ingat Ilham.

Manfaat zakat, papar Ilham, mengikis sifat kikir, melatih sikap dermawan dan syukur nikmat kepada Allah SWT. Menciptakan ketenangan dan ketentraman, baik bagi penerima zakat dan pemberi zakat. Juga mengembangkan ekonomi (QS 2:276).

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved