Ramadan 2018

Awal Puasa Ramadhan 1439 H Jatuh pada Kamis 17 Mei 2018 Berdasarkan Hisab Lembaga Falakiyah PBNU

perhitungan hisab Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), 1 Ramadhan 1439 H akan jatuh bertepatan dengan tanggal 17 Mei 2018.

Awal Puasa Ramadhan 1439 H Jatuh pada Kamis 17 Mei 2018 Berdasarkan Hisab Lembaga Falakiyah PBNU
Tribun Timur/Muhamm Adabdiwan
Tim Rukyat Wilayah Makassar meneropong pergerakan matahari untuk melihat posisi hilal dalam menentukan 1 Dzulhijjah 1434 H di GTC Tanjung bunga Makassar, sabtu (10/5/2013). Timyat gabungan dari Kantor Kemenag, MUI dan BMKG, itu, gagal melihat hilal karena terhalang awan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sidang itsbat dan pengumuman awal puasa Ramadhan 2018 akan dilaksanakan hari ini, Selasa (15/5/2018). Namun, menurut perhitungan hisab Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), 1 Ramadhan 1439 H akan jatuh bertepatan dengan tanggal 17 Mei 2018.

Meskipun begitu, Ketua Lembaga Falakiyah PBNU KH Ghazalie Masroeri menegaskan pihaknya akan menunggu hasil rukyat hilal dan sidang itsbat, Selasa (15/5/2018). Bagi NU, data hisab hanya bersifat prediktif dan menunjang aktivitas pengamatan hilal.

"NU menunggu hasil rukyat dan sidang itsbat," ujarnya, Senin (14/5/2018) dikutip NU.or.id.

Ia mengungkapkan bahwa NU melaksanakan rukyat hilal karena dasar hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Abu Dawud dengan status hasan dan shahih.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live TV) Pengumuman Awal Puasa Ramadhan 2018, Termasuk Sidang Itsbat

Baca: Niat Puasa, Buka Puasa dan Sholat Tarawih Ramadhan 1439 H Dalam Bahasa Arab dan Latin

"Jika tidak terlihat, maka 30 hari Sya'ban," katanya menerjemahkan penggalan hadits tersebut.

Meskipun secara hisab, hilal tidak akan terlihat, Kiai Ghazalie menyatakan NU akan tetap melakukan rukyat. Hal ini, menurutnya, bukan perkara percuma. "Memperhatikan peristiwa alam (adalah) ibadah. Bukan percuma," tegasnya.

Baca: 21 Contoh Ucapan Selamat Puasa Ramadhan 2018 untuk Teman, Keluarga dan Sesama Muslim

Menurutnya, dalam lembaga pendidikan di NU tidak ada pelajaran hisab. Yang ada, lanjutnya, pelajaran falak. "Nilainya lebih tinggi. Kalau falak itu astronomi," tuturnya.

Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved