Ekonomi dan Bisnis

Biro Perjalanan Umrah dan Haji Khusus Wajib di Sertifikasi

Pelaku usaha biro perjalanan haji dan umrah wajib disertifikasi, sesuai peraturan pemerintah. Forum Komunikasi Penyelenggara Perjalanan

Biro Perjalanan Umrah dan Haji Khusus Wajib di Sertifikasi
banjarmasinpost.co.id/hasby suhaili
Saridi Salimin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN — Pelaku usaha biro perjalanan haji dan umrah wajib disertifikasi, sesuai peraturan pemerintah.

Forum Komunikasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah dan Haji Khusus menggelar uji kompetensi di Treepark Hotel Banjarmasin, Selasa (15/5).

Ketua Forum Komunikasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah dan Haji Khusus Kalsel, Saridi Salimin mengatakan, uji sertifikasi kompetensi bagi pemandu wisata religi, tour leader dan tour guide. Diikuti 52 peserta.

Baca: Ngeri, Anak Pelaku Bom Bunuh Diri Surabaya Sehari-hari Dicekoki Video Radikal

“Tujuannya agar para guide dan tour leader siap menghadapi persaingan global sesuai penandatangan AFTA,” katanya.

Dia mengatakan, ada 24 perusahaan travel atau biro perjalanan wisata umrah dan haji khusus yang mengirimkan perwakilannya mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi.

Kegiatan ini pertama kali digelar di Kalsel yang diperuntukan bagi SDM dan akhir April sudah digelar sertifikasi untuk biro perjalanan wisata untuk perusahaannya di aula Kemenag Kalsel.

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia

Menjadi harapannya, setelah mengikuti uji kompetensi ini, bisa mengetahui kemampuan atau skill masing-masing perusahaan, tentunya dalam melayani jamaah.

Penguji tim dari Lembaga Sertifikasi Pariwisata Wiyata Nusantara Yogyakarta.

“Uji kompetensi ini syarat dan sesuai dengan keputusan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No 4 dan No 8 tahun 2014. Sebagai insan wisata, tunduk dan patuh pada ketentuan tersebut,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, disamping itu, uji kompetensi ini sebagai syarat untuk mendapatkan sertifikasi biro perjalanan wisata.

Baca: Bacaan Niat Puasa, Buka Puasa, Salat Sunat Tarawih, dan Witir Ramadhan 1439 H

Sertifikasi biro perjalanan wisata menjadi salah satu syarat akreditasi untuk pengurusan izin baru maupun memperpanjang izin usaha penyelenggara umrah dan haji khusus.

Owner PT Saidi Putra Tour and Travel, H Ismail mengatakan, uji sertifikasi ini menjadi kewajiban bagi travel supaya serius dan legalitas punya kantor dan karyawan serta harus profesional.
Sertifikasi ini menghindari travel-travel yang tidak bertanggungjawab.

“Menjadi harapan tentunya menjadi travel profesinal, bekerja dengan baik sesuai peraturan pemerintah,” tambahnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help