Berita Kotabaru

Bripka Indra Datangi Warga Sampaikan Pesan Tidak Sebarkan Foto dan Video Teroris

Berbagai cara dilakukan aparat kepolisian upaya menangkal ancaman teroris, terlebih setelah aski bom bunuh diri yang

Bripka Indra Datangi Warga Sampaikan Pesan Tidak Sebarkan Foto dan Video Teroris
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Bripka Indra Bhabinkamtibmas Kelurahan Kotabaru Hulu, Polsek Pulaulaut Utara mengimbau masyarakat tidak ikut menyebarkan foto atau video terkait aksi teroris. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Berbagai cara dilakukan aparat kepolisian upaya menangkal ancaman teroris, terlebih setelah aski bom bunuh diri yang terjadi di lima titik di Surabaya, Jawa Timur.

Menangkal ancaman sekaligus teroris terus menyebar teror melalui Bhabimkamtibmas Polsek Pulaulaut Utara, Kepolisian Resort (Polres) mulai merapatkan barisan.

Salah satu upaya dilakukan, mengimbau kepada masyarakat Kotabaru tidak menyebarkan foto-foto dan video terkait aksi teroris di lima titik di Surabaya, Jawa Timur.

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia

Baca: Beredar Video Menteri Agama Umumkan Jadwal Awal Puasa 2018, 1 Ramadhan 1439 H Pada Kamis 17 Mei

Imbauan disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kotabaru Hulu, Polsek Pulaulaut Utara Bripka Indra dengan mendatangi warung-warung makan dan tempat menjadi keramaian publik.

Bripka Indra meminta kepada masyarakat tidak menyebarkan foto-foto terkait aksi teroris, dengan tujuan agar masyarakat tidak dicekam keresahan.

"Saat mendapat foto jangan kita ikut-ikutan menyebarkan yang bisa membuat keresahan. Karena tujuan teroris ingin membuat warga resah," imbaunya melalui pengeras suara, Selasa (15/5/2018).

Kapolres Kotabaru AKBP Suhasto SH SIK melalui Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu Iksan Prananto SIK membenarkan, imbauan kepada masyarakat tidak menyebarkan foto atau video terkait tindakan teroris melalui media sosial yang dapat menimbulkan keresahan.

Selain menyampaikan kepada masyarakat selalu waspada terhadap lingkungan sekitar. Melaporkan apabila ada pendatang baru yang dianggap mencurigakan kepada Ketua RT setempat atau pihak kepolisian.

"Sekaligus memberikan imbauan dalam rangka menyambut bulan ramadan. Diharapkan keberadaan polisi benar-benar dirasakan," tandasnya. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help