Berita Banjarbaru

Kerukunan Umat Beragama Kota Banjarbaru Dukung Revisi UU Terorisme

Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarbaru menelurkan kesepakatan bersama dengan Polres Banjarbaru.

Kerukunan Umat Beragama Kota Banjarbaru Dukung Revisi UU Terorisme
Milna
FKUB Banjarbaru bersama Polres Banjarbaru melakukan pembahasan terkait pencegahan terorisme di Banjarbaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJABARU - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjarbaru menelurkan kesepakatan bersama dengan Polres Banjarbaru.

Ada lima kesepakatan yang disepakati yaitu menyesalkan dan mengutuk insiden pengeboman di Surabaya.

Selanjutnya, meminta agar aparat keamanan menyelidiki dengan tuntas kasus pengeboman agar tak terjadi lagi peristiwa serupa di Surabaya maupun daerah lain.

Kemudian, meminta masyarakat agar menghalau berkembangnya paham radikal di masyarakat.

Poin berikutnya, mengajak elemen umat beragama untuk bersatu dan menghargai sesama agar tercipta kerukunan umat beragama.

Poin terakhir, mendesak pemerintah agar menyelesaikan revisi undang-undang terorisme.

Dengan tuntasnya UU Terorisme yang isinya juga memberi ruang gerak lebih luas bagi kepolisian untuk melakukan pencegahan paham radikal masuk ke masyarakat diharapkan dapat mengurangi bahaya teroris di masyarakat.

"Kalsel khususnya Banjarbaru juga harus kita jaga agar paham radikal tak masuk ke sini, justru daerah yang belum pernah terkena teror teroris harus kita cegah agar jangan sampai sekalipun terjadi hal semacam di Surabaya," jelas Ketua FKUB Banjarbaru, Muslih Amberi, usai membahas kesepakatan bersama di Polres Banjarbaru, Selasa (15/05/2018) kepada Banjarmasinpost.co.id.

Kesepakatan tersebut ujarnya akan ditindaklanjuti bersama dengan Polres Banjarbaru agar tercipta damai di Banjarbaru.

Terlebih jelang Ramadan, ia berharap masyarakat muslim di Banjarbaru maupun umat lain bisa dengan tenang beribadah tanpa ada gangguan penganut paham radikal.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya menambahkan pihaknya bersama para pemuka agama di Banjarbaru siap melakukan aksi pencegahan paham radikal dan terorisme di Banjarbaru.

Ungkapnya dengan adanya kerjasama dengan pemuka agama pihaknya bisa mendapatkan informasi yang akurat tentang paham radikal yang tidak sesuai dengan ajaran agama.

"Kepolisian tak bisa bertindak sendiri tanpa bantuan dan informasi dari masyarakat oleh karena itu kita minta agar bersama kita bersatu padu untuk menangkal paham ini di Banjarbaru," jelasnya.

Ia juga berpesan kepada para pemuka agama yang akan melakukan ibadah besar atau kegiatan keagamaan agar lapor ke Polres Banjarbaru. Dengan itu pihaknya bisa memberikan pengamanan ke kegiatan keagamaan. (Banjarmasinpost.co.id /milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help