Berita Kotabaru

Lahan Gagal Dibebaskan, Embung Gunung Perak Batal Dikerjakan, Begini Nasib 2 Ribu Pelanggan!

Pembangunan embung tambahan dengan kapasitas 250 ribu kubik, untuk area pelayanan Gunung Perak

Lahan Gagal Dibebaskan, Embung Gunung Perak Batal Dikerjakan, Begini Nasib 2 Ribu Pelanggan!
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Mengantisipasi krisis air bersih saat kemarau melanda, dengan menambah embung Gunung Perak salah satu upaya bisa dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotabaru kandas.

Pembangunan embung tambahan dengan kapasitas 250 ribu kubik, untuk area pelayanan Gunung Perak meliputi lebih kurang 2.000 pelanggan direncanakan 2018 ini diundur.

Permasalahannya karena hingga sekarang pemerintah daerah melaui Dinas Permukiman Perumahan Rakyat belum membebaskan lahan akses mobilisasi kegiatan, menjadi salah satu pelaksanaan kelancaran kegiatan.

Baca: Jadwal Puasa 2018 - Hari Ini Sidang Isbat, Muhammadiyah Pasti Kamis 17 Mei Sedang NU Bilang Begini

Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah membenarkan, rencana pembangunan embung Gunung Perak sebelumnya ditargetkan tuntas 2018 ini, diundur kegiatan karena lahan untuk akses mobilisasi belum dilaksanakan.

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia

"Diundur 2019 kegiatan," kata Ipansyah kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (15/5/2018) melalui telepon genggamnya.

Khawatir rencana pembangunan dianulir lantaran pembebasan lahan akses mobilisasi kegiatan tidak tuntas, karena harus menunggu anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) perubahan terpaksa dilakukan lobi ke Balai Wilayah Sungai.

Baca: Link LIVE STREAMING Sidang Isbat Kemenag RI, Penentuan Jadwal Awal Puasa 2018, 1 Ramadhan 1439 H

"Sudah kita bicarakan (lobi) tidak dibatalkan. Tetap jadi stok kegiatan di 2019. Sampai lahan siap," ungkap Ipansyah.

Diakui Ipansyah, PDAM tidak punya kewenangan. Saat dilakukan lobi, pihak didampingi pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kotabaru.

Seperti diketahui, pembangunan penambahan embung persoalan sangat krusial mengatasi krisis air bersih selama puluhan tahun menggelayuti warga Kotabaru.

Diketahui pelayanan air bersih ke masyarakat, selama ini PDAM Kotabaru hanya mengandalkan tadah hujan. Sehingga diperlukan embung menampung tadah hujan sebagai stok air baku.

Saat ini Kotabaru hanga memiliki dua embung yaitu--embung Gunung Ulin dan Gunung Tirawan--masing-masing dengan kapasitas 250 ribu kubik.

Sementara jumlah pelanggan lebih kurang 12.000 yang diidealnya perlu stol air baku minimal 1 juta kubik hingga tahun 2021.

(BANJARMASINPOST.co.id,helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help