Ekonomi dan Bisnis

Lebih Seratusan Kepiting Dilepas di Sungai Barito Aluh-aluh

Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai KIPM Banjarmasin melakukan pelepasliaran Kepiting.

Lebih Seratusan Kepiting Dilepas di Sungai Barito Aluh-aluh
via BANJARMASINPOST.co.id/nia kurniawan
(Foto: Balai KIPM Banjarmasin) Proses pelepasliaran kepiting. Foto dirilis Selasa (15/5/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Balai KIPM Banjarmasin melakukan pelepasliaran Kepiting.

Pelepasliaran kepiting di bawah ukuran 200 gram ini merupakan hasil penahanan kepiting 13 Mei 2018 lalu melalui Bandara Syamsudin Noor yang rencananya akan dikirim ke Jakarta.

Kepala Balai KIPM Banjarmasin, Sokhib mengatakan sejumlah 146 ekor kepiting di bawah ukuran dilepasliarkan langsung di Muara Sungai Barito Desa Aluh Aluh Besar.

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia\

Baca: Besok Selasa 15 Mei Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa 2018, Muhammadiyah Sudah Pasti 17 Mei 2018

"Pelepasliaran merupakan prosedur penanganan hasil pelanggaran yang diamanatkan oleh Permen KP No 56 tahun 2016," katanya.

Pada Permen KP No 56 tahun 2016 mengatur, kepiting undersize atau dibawah ukuran 200 gram atau ukuran karapaks kurang dari 15 sentimeter dilarang untuk ditangkap dan diperdagangkan.

Kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Selasa (15/5), Sokhib mengimbau kepada seluruh masyarakat perikanan baik nelayan penangkap maupun pengusaha perikanan untuk senantiasa mematuhi aturan yang termuat dalam Permen 56 thn 2016 tentang penangkapan Lobster, Kepiting dan Rajungan yang merupakan hasil refisi Permen KP Nomor 1 tahun 2015. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help