Home »

Video

Berita Kalteng

NEWSVIDEO : Dua Penjual Kupon Putih IRT di Kapuas Diciduk Polisi

Suryani (30) bersama seorang rekannya Arif (25) diamankan petugas reskrim Polres Kapuas diduga menjual kupon putih.

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Suryani (30) bersama seorang rekannya Arif (25) diamankan petugas reskrim Polres Kapuas lantaran diduga menjual kupon putih.

Pertama-tama yang diamankan adalah Suryani, wanita ini diamankan di rumahnya Jalan Karya Bakti RT04, Desa Tambun Raya, Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas Kalteng, Minggu (6/5/2018) sekitarnpukul 14.0p Wib.

Dari hasil pengeledahan petugas di rumah itu, ditemukan barbuk seperti dua buah handphone Nokia, lembaran rekap berisi yang sudah bertukiskan angka-angka pesanan, satu handphone merek Evercoss dan uang tunai Rp300 ribu.

Kemudian dari hasil pengembangan ini, beberapa jam kemudian polisi menangkap Arif di rumahnya di Desa Batu Nindan km 12 RT01, Kecamatan Basarang Kapuas.

Baca: Tak Sesuai Ajaran Islam, Anak Pelaku Bom di Sidoarjo Selalu Menolak Ajakan Ayah Berjihad

Lelaki ini ditangkap di rumahnya, dan dia baru saja melakukan transaksi jual Kupu. Polisi menyita barbuk, seperti satu handphone, kertas yang bertuliskan angka-angka serta uang tunai Rp277 ribu.

Kapolres Kapuas melalui Kasat Reskrim AKP Iqbal Sangaji, Selasa (15/5/2018) mengatakan, kedua tersangka ditangkap atas laporan dari masyarakat, dan atas laporan itu pihaknya melakukan penyelidikan. Kemudian dilakukan penangkapan.

Dalam pengakuannya kepada polisi mereka baru beberapa bulan sebagai bandar judi kupu yang mana pemasangnya mengirim angka melalui pesanan SMS.

Baca: BREAKING NEWS: Api berkobar di Desa Murung Karangan HSU

"Yang memasang angka melalui SMS dan bagi yang pemasang angka yang tepat atau kena, maka uangnya dibayar melalui rekening," terang Iqbal.

Dalam perkara ini, pihaknya menjerat keduanya dengan pasal 303 KUHP perjudian online, yakni perjudian dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun.(banjarmasinpost.co.id /Jumadi)

Penulis: Jumadi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help