Ramadan 2018

Ramadhan 2018 - Apa Itu Puasa? Menahan Lapar dan Haus, Tidak hanya Itu Kata Fahruzaini

Fahruzaini, mubaligh di Kota Banjarmasin, menjelaskan, dimaksud menahan yang zahir itu yaitu makan

Ramadhan 2018 - Apa Itu Puasa? Menahan Lapar dan Haus, Tidak hanya Itu Kata Fahruzaini
salmah
Fahruzaini, mubaligh di Kota Banjarmasin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tinggal menghitung hari Ramadhan 2018 tiba.

Umat muslim akan melaksanakan ibadah Puasa.

Untuk itu harus dipahami arti puasa itu adalah menahan.

Menahan apa? Menahan diri dari yang sifatnya zahir maupun yang batin.

Baca: Besok Selasa 15 Mei Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa 2018, Muhammadiyah Sudah Pasti 17 Mei 2018

Fahruzaini, mubaligh di Kota Banjarmasin, menjelaskan, dimaksud menahan yang zahir itu yaitu makan, kemudian perbuatan tercela.

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia

Tentunya perbuatan tercela ini tidak hanya dihindari saat Ramadhan, tapi juga sepanjang hidup, sementara di Ramadan perbuatan dijaga supaya lebih baik.

Tentunya selain dalan menjalankan ibadah puasa juga harus pula puasa batin, hal ini adalah menjaga hati. Melatih hati dari pikiran tidak baik, melatih hati untuk taat beribadah.

Baca: Jadwal Puasa 2018 - Hari Ini Sidang Isbat, Muhammadiyah Pasti Kamis 17 Mei Sedang NU Bilang Begini

"Puasa batin juga melatih untuk menghilangkan ego," ujar Fahruzaini yang juga bertugas sebagai penyuluh agama di wilayah Banjarmasin Utara.

Perbuatan kita semata-mata kita sandarkan pada Allah SWT. Tidak ada sedikitpun hasil yang kita lakukan disebabkan kemampuan diri kita tapi itu karena pertolongan Allah SWT.

Jadi, berpuasalah zahir dan batin. Kalau hanya zahirnya saja, menahan lapar dan haus, maka apa bedanya dengan puasanya anak kecil?
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help