Berita Kotabaru

Suriadi Diperkirakan Hanyut Terseret Arus, Nasibnya Belum Diketahui

Suriadi (52) warga jalan Raya Stagen, Desa Stagen, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru diduga tenggelam di selat perairan Pulaulaut

Suriadi Diperkirakan Hanyut Terseret Arus, Nasibnya Belum Diketahui
istimewa
Tim Kantor Pos SAR Kotabaru melakukan persiapan lanjutan pencarian korban di perairan Stagen 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Suriadi (52) warga jalan Raya Stagen, Desa Stagen, Kecamatan Pulaulaut Utara Kotabaru diduga tenggelam di selat perairan Pulaulaut sampai sekarang belum diketahui nasibnya.

Petugas gabungan kantor Pos SAR Kotabaru terus melakukan percarian korban diduga tenggelam di perairan tepat di sekitar pelabuhan Feri Stagen, Senin (14/5/2018) kemarin.

Koordinator Kantor Pos SAR Kotabaru Teguh Prasetya mengatakan, pencarian korban kembali dilakukan karena pencarian di hari pertama oleh petugas gabungan belum membuahkan hasil.

Baca: Sederet Pebalap MotoGP 2018 Panjatkan Doa atas Aksi Teror Bom, Pray For Indonesia

Pencarian selain dilakukan di titik diduga tenggelamnya korban, petugas gabungan akan menyisir perairan di sekitar tersebut.

"Menurut keterangan keluarga, korban bisa berenang," ujar Teguh memberikan keterangannya kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (15/5/2018).

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia

Korban diperkirakan hanyut terbawa arus karena derasnya arus di lokasi kejadian, menjadi kendala dalam pencarian.

"Kemungkinan hanyut karena arus bwah kuat. Lokasi pencarian di perluas ke arah Utara," tambahnya.

Baca: Kumpulan Ucapan Maaf Awal Puasa 2018, Ramadhan 1439 H

Sebelumnya diberitakan, Suriadi diduga tenggelam di perairan selat laut, tepatnya di sekitar pelabuhan feri Stagen karena perahu kecil (sampan) digunakan untuk mancing terbalik.

Belum diketahui pasti penyebab terbaliknya sampan, namun dugaan sampan korban terbalik karena kena gelombang kapal.

Saat kejadian cuaca cerah.

BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help