Berita Banjarbaru

Waduh Jumlah Apoteker di Kalsel Masih Kurang, Menumpuk di Banjarbaru dan Banjarmasin

Selain jumlahnya yang dinilai masih kurang posisi sebarannya pun masih saja menumpuk di perkotaan Banjarmasin, Banjarbaru.

Waduh Jumlah Apoteker di Kalsel Masih Kurang, Menumpuk di Banjarbaru dan Banjarmasin
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Himamia Redoks FMIPA ULM mengadakan pengenalan dunia kerja di aula apoteker gedung dua FMIPA ULM, Minggu (19/11/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Keberadaan jumlah apoteker di Kalsel masih jauh dari harapan, selain jumlahnya yang dinilai masih kurang posisi sebarannya pun masih saja menumpuk di perkotaan seperti hanya di Banjarmasin, Banjarbaru.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Daerah (PD) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kalsel Hasan Ismail. Dikatakannya, jumlah apoteker di Kalsel saat ini ada sekitar 600 apoteker.

Menurutnya, berdasarkan rasio who, satu apoteker itu cover 200 penduduk. Nah, asumsi jumlah penduduk di Kalsel yakni 4 juta orang tentu jumlah apoteker masih kurang.

Baca: Beredar Video Menteri Agama Umumkan Jadwal Awal Puasa 2018, 1 Ramadhan 1439 H Pada Kamis 17 Mei

"Problem kita apoteker kita itu masih menumpuk di Banjarmasin dan Banjarbaru , sebaran masih belum merata," katanya.

Dia membeberkan, untuk Tanahlaut, tanagbumbu dan Kotabaru juga masih kekurangan tenaga apoteker.

"Sebagai contoh seharusnya satu puskesmas satu apoteker sampai sekarang masih belum 50 persen puskesmas di Kalsel ada apoterker," katanya.

Hasan mengatakan posisi apoteker itu sesuatu kebutuhan yang wajib, sangat diperlukan karena memastikan obat itu aman dikonsumsi pasien itu yakni tugas seorang apoteker mulai dari perencanaan, penyimpanan , hingga distribusi apoteker yang berwenang. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help