Kriminalitas Tanahlaut

4 Polisi Kehutanan Jadi Saksi Kasus Pengangkut Kayu Log dari Hutan Riamadungan

Empat personel Polisi Kehutanan (Polhut) dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan kesaksian di majelis

4 Polisi Kehutanan Jadi Saksi Kasus Pengangkut Kayu Log dari Hutan Riamadungan
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Empat personel Polisi Kehutanan (Polhut) dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan kesaksian di majelis hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, Rabu (16/5/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Empat personel Polisi Kehutanan (Polhut) dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan kesaksian di majelis hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, Rabu (16/5/2018).

Kesaksian itu terkait penangkapan dan penyegelan dua unit dumptruk bernopol KH 8819 AK dan DA 1090 TL masing-masing bermuatan kayu log atau gelondongan dengan panjang 4 meter.

Dalam kesaksiannya, majelis hakim Pengadilan Negeri Pelaihari yang dipimpin hakim ketuai Leo Mampe Hasugian didampingi hakim anggota Poltak Hutajulu dan Andika Bimantoro, lebih banyak mempertanyakan prosedur dokumen pengangkutan hasil hutan, seperti kayu yang melintas di wilayah Kabupaten Tanahlaut.

Baca: Tata Cara dan Niat Sholat Sunnah Tarawih Pada Ramadhan 2018

Baca: Ketahuilah Tiga Bagian Dalam Ramadhan, Ini Amalan-amalan yang Baik Dikerjakan

Tujuan hakim bertanya karena kedua terdakwa Jahri dan Alfianoor mengaku tidak mengetahui bahwa pengangkutan hasil hutan itu harus punya dokumen surat keterangan hasil hutan yang dikeluarkan dari pemilik hak pengusahaan kawasan hutan atau HPH.

Sidang hari itu tak hanya mendengarkan keterangan saksi dari Polhut.

Tapi juga keterangan saksi mahkota. Kedua terdakwa saling bersaksi atas peristiwa yang dialami keduanya setelah diamankan Polhut.

Jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri, Pipit Susriana menanyai asal kayu yang diangkut keduanya bahwa itu milik Anang Ihsan yang akan dibawa ke bansaw atau pengergajian di Kecamatan Kintap untuk digesek berbagai ukuran.

Sidang dilanjutkan pekan depan untuk mendengar tuntutan dari jaksa penuntut umum terhadap kedua terdakwa. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help