Berita Hulu Sungai Tengah

50 Anak Ikuti Sunatan Massal Yayasan Baitul Maal PLN Area Barabai

Menjelang Ramadan, Yayasan Baitul Maal (YBM) milik karyawan PLN Kalselteng Area Barabai melaksanakan sunatan massal gratis

50 Anak Ikuti Sunatan Massal Yayasan Baitul Maal PLN Area Barabai
banjarmasinpost.co.id/hanani
Foto bersama panitia sunatan massal Yayasan Baitul Maal PLN Area Barabai dengan aanak-anak peserta sunatan, Rabu (16/5/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Menjelang Ramadan, Yayasan Baitul Maal (YBM) milik karyawan PLN Kalselteng Area Barabai melaksanakan sunatan massal gratis, Rabu (16/5/2018).

Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor tersebut, diikuti 50 anak usia empat sampai sembilan tahun, dari Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Manajer PLN Area Barabai, Imam Ahmadi didampingi Ketua YBM Slamet Riyadi, kepada banjarmasinpost.co.id, menjelaskan, sebenarnya sunatan gratis tersebut ditawarkan untuk warga di masing-masing rayon yang meliputi Kandangan, Nagara, Tapin, Binuang, Paringin, Tabalong, Amuntai dan area Barabai. Namun, yang mendaftar hanya dari Tabalong dan Barabai.

Baca: Tata Cara dan Niat Sholat Sunnah Tarawih Pada Ramadhan 2018

Baca: 21 Contoh Ucapan Selamat Puasa Ramadhan 2018 untuk Teman, Keluarga dan Sesama Muslim

Baca: Live Streaming Sholat Tarawih di Mekkah 1 Ramadhan 1439 Hijriah, Ini Link Live Streaming Makkahlive

Baca: Jangan Lewatkan Puasa 10 Hari Pertama Ramdhan 2018, Allah SWT Limpahkan Karunia Ini

“Untuk anak-anak dan orangtua dari luar HST, mereka difasilitasi pihak rayon, mulai transportasi sampai konsumsi, yaitu makan pagi dan makan siang. Semua peserta sunatan juga mendapatkan hadiah berupa tas sekolah, sarung dan uang tunai,”jelas Imam.

Untuk tenaga medis dan para medis, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten HST, termasuk peralatan medisnya.

Bahkan, pasca disunat pun, anak-anak yang mengikuti program tersebut difasilitasi untuk kontrol kembali, seminggu ke depan.

Baca: 5 Resep Menu Sahur Sederhana Untuk Awal Puasa Ramadhan 2018 Ini

“Tujuannya, untuk memantau apakah ada keluhan pasca disunat,”kata Imam.

Dokter Rudianto, yang terlibat kegiatan sosial tersebut mengatakan, sebelum dilaksanakan sunatan, para orangtua terlebih dahulu diberi pemahaman dan pengarahan tentang perawatan pasca operasi sunat, untuk mencegah infeksi.

Sebelum disunat anak-anak juga dibuat fun, dengan menyediakan mainan.

Baca: Awal Puasa Kamis 17 Mei, Inilah 16 Amalan Sunnah Puasa Ramadhan 2018

“Di ruang bermain, ada berbagai mainan disediakan pihak PLN agar anak-anak merasa gembira. Meski demikian tetap saja ada anak yang tegang dan berontak saat mau disuntik bius, hingga menangis keras. Tapi hal itu biasa saja,”jelasnya.

Selain secara manual sebagian anak disunat menggunakan alat laser. Menurut dr Rudi, keduanya sama saja.

"Yang penting pasca di sunatnya, harus dijaga agar tak menimbulkan infeksi,”jelasnya.

YBM PLN Area Barabai (dulu Lembaga Zakat Infak dan Sedekah), merupakan lembaga internal karyawan PLN yang menghimpun dana dari karyawan beragama Islam.

Tiap bulan gaji mereka disisihkan 2,5 persen, untuk program kemaslahatan ummat muslim.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved