Berita Banjarmasin

Antisipasi Kenaikan Harga, Warga Ramai Ramai Borong Sembako Jelang Ramadhan

Berbagai bahan pokok pun ramai-ramai jadi buruan warga Banjarmasin yang menyiapkan diri di bulan Ramadhan 2018 ini.

Antisipasi Kenaikan Harga, Warga Ramai Ramai Borong Sembako Jelang Ramadhan
BANJARMASINPOST.co.id/ahmad rizky abdul ghani
Pedagang di Banjarmasin, Senin (16/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMAISN - Bulan Ramadhan 1439 H yang dilaksanakan mulai Kamis (17/5/2018).

Berbagai bahan pokok pun ramai-ramai jadi buruan warga Banjarmasin yang menyiapkan diri di bulan Ramadhan 2018 ini.

Bahan sembako yang paling banyak jadi pilihan warga saat ini seperti beras, gula, minyak, terigu, bawang putih dan bawang merah.

Ijah salah satu pedagang di pusat perbelanjaan tradisional Pasar Lama  mengatakan, sebelum Ramadhan bahan pokok yang ramai dibeli warga berupa beras, gula, garam, minyak goreng, teh, bawang putih dan bawang merah.

Ijah mengatakan untuk beras harga sesuai beras pilihan warga mulai dari Rp 9000 sampai dengan 15.000 ribu perliter. Gula harga Rp 11.500 perkilo, minyak goreng Rp 10 ribu perliter, bawang merah Rp 34.000 perkilo. Sedangkan bawang putih turun dari sebelumnya Rp 26.000 menjadi Rp 22.000 perkilo gram.

Baca: Tata Cara dan Niat Sholat Sunnah Tarawih Pada Ramadhan 2018

Baca: Live Streaming Sholat Tarawih di Mekkah 1 Ramadhan 1439 Hijriah, Ini Link Live Streaming Makkahlive

Ijah mengatakan, Untuk jenis barang lainnya masih stabil seperti garam perbungkus Rp 4000, gula stabil rp 11,5 ribu, minyak normal rp 10 ribu perliter, teh stabil Rp 4 dan 5 ribu, tepung kemasan Rp 9000 untuk yang biasa Rp 7000. Jenis rempah masakan lainnya seperti asam masih stabil harga Rp 7000 perbungkus.

Sementara pada harga ikan, ikan patin yang sebelumnya Rp 20 ribu perkilo menjadi Rp 24 ribu perkiloa, untuk ikan yang sebelumnya Rp 30 ribu menjadi Rp 32 ribu.

"Ikan terpaksa dinaikan karena penjualan puasa sehingga hari pertama dan kedua biasa kosong," kata Asad pedagang ikan di Pasar Lama.

Bunda Yanti mengatakan, ia membeli dengan jumlah banyak sembako untuk persiapan menghadapi Ramadhan untuk mengantisipasi kenaikan tiba-tiba harga sembako.

Baca: Hasil PSS Sleman vs Martapura FC : Skor Babak Pertama 1-0, Petaka Menit Awal

"Biasanya pedagang semaunya menaikan harga sembilan bahan pokok," kata warga Antasan Kecil Timur (AKT) Banjarmasin ini.

Bunda Yanti mengatakan, dengan stok rempah dan sembako yang dimiliki dia tidak merasa khawatir kenaikan tiba-tiba harga sembako di bulan Ramadhan.

Nada sama juga dikatakan Aida. Warga Jalan Sutoyo S Gang Mawar ini mengatakan, ia memiliki membeki sembako dengan jumlah banyak lebih awal di bulan Ramadhan untuk mengantisipasi kenaikan tiba-tiba sembilan bahan pokok.

"Pengalaman sebelumnya puasa hari ketiga dan empat bahan pokok pasti naik," kata Aida.

Aida berharap dalam hal ini pemerintah bisa memantau dan menggawasi banyak pedagang yang nakal yang semaunya menaikan harga bahan pokok. (Banjarmasinpost.co.id/buy)

Penulis: Burhani Yunus
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help