Ekonomi dan Bisnis

Bank Kalsel Makin Serius Spin Off dan Merger Unit Usaha Syariah (UUS)

"Kami sebagai Komisaris Utama di Bank Kalsel lakukan fungsi pengawasan dan aspek kepatuhan termasuk untuk peraturan ini," kata Ary.

Bank Kalsel Makin Serius Spin Off dan Merger Unit Usaha Syariah (UUS)
achmad maudhody
Komisaris Utama Bank Kalsel, Ary Bastari, saat sampaikan penjelasan langkah persiapan Bank Kalsel hadapi alternatif Spin Off UUS Bank Kalsel, Rabu (16/5/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Makin serius jajaki langkah spin off Unit Usaha Syariah (UUS), Bank Pembangunan Daerah (BPD) Provinsi Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) gelar Workshop Spin Off dan Merger Unit Usaha Syariah (UUS) BPD se-Kalsel, Rabu (16/5/2018).

Kegiatan dilaksanakan  di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin, berbagai pihak hadir termasuk perwakilan-perwakilan dari BPD baik dari Bank Kalimantan Barat, Timur-Utara dan Kalimantan Tengah.

Dijelaskan Komisaris Utama Bank Kalsel, Ary Bastari, workshop digelar untuk persiapan lebih lanjut mengantisipasi realisasi peraturan wajibnya spin off UUS BPD di tahun 2023 nanti.

Menurut peraturan yang terkandung di dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah, paling lambat tahun 2023 unit usaha syariah (UUS) pada bank konvensional harus di spin off atau dipisah secara mandiri dari perusahaan induknya.

Baca: Tata Cara dan Niat Sholat Sunnah Tarawih Pada Ramadhan 2018

Baca: Mapolda Riau Diserang, Beredar Foto-foto Pelaku Terduga Teroris yang Tewas Ditembak

Baca: Kronologi Penyerangan Mapolda Riau Versi Jurnalis Kompas yang Berada di Tekape, Sempat Berpapasan

"Kami sebagai Komisaris Utama di Bank Kalsel lakukan fungsi pengawasan dan aspek kepatuhan termasuk untuk peraturan ini," kata Ary.

Ia menganggap arah spin off UUS Bank Kalsel menjadi bank umum syariah menjadi salah satu alternatif yang cocok di Kalsel, mengingat mayoritas masyarakat Kalsel muslim dan sudah tidak asing dengan lembaga keuangan syariah.

Selain para perwakilan BPD se-Kalsel, workshop juga dihadiri konsultan Direktur Pengawasan LJK OJK Regional IX Kalimantan, M Nurdin Subandi. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help