Kriminalitas Tanahbumbu

Dua Pria Ini Berkomplot Jadi Pengedar Sabu di Tanbu, Diringkus di Tempat Berbeda

Bukan itu saja, selain sabu-sabu juga ditemukan satu buah pipet kaca dan sendok plastik yang terbuat dari sedotan.

Dua Pria Ini Berkomplot Jadi Pengedar Sabu di Tanbu, Diringkus di Tempat Berbeda
via BANJARMASINPOST.co.id.man hidayat
(Foto: Istimewa) Dua tersangka pengedar sabu dan barang bukti yang disita polisi Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Fahriannor alias Fahri (32) dan A Amin (31) tampaknya harus menyambut bulan suci Ramadhan dibalik sel jeruji besi milik Mapolres Tanahbumbu. Ulah keduanya membuatnya harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Kedua pria ini berurusn dengan polisi setelah diringkus jajaran Satres Narkoba Polres Tanahbumbu.

Pelaku ditangkap di tempat yang berbeda dengan kasus narkotika jenis sabu-sabu.

Baca: Tata Cara dan Niat Sholat Sunnah Tarawih Pada Ramadhan 2018

Baca: Ketahuilah Tiga Bagian Dalam Ramadhan, Ini Amalan-amalan yang Baik Dikerjakan

Baca: Live Streaming Sholat Tarawih di Mekkah 1 Ramadhan 1439 Hijriah, Ini Link Live Streaming Makkahlive

Dua pria yang diduga kuat sebagai pengedar sabu-sabu tersebut kini harus menjalani proses hukum atas perbuatannya itu.

Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satres Narkoba Polres Tanbu.

Dari tangan kedua pelaku ditemukan ada sebanyak 6 paket sabu-sabu.

Bukan itu saja, selain sabu-sabu juga ditemukan satu buah pipet kaca dan sendok plastik yang terbuat dari sedotan.

Pelaku sendiri ditangkap dilokasi yang berbeda.

Fahri warga Jalan Pasar Sabtu Gang Serayu, Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpangempat, ditangkap lebih dulu di rumahnya pada Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 20.00 Wita.

Sekitar 30 menit setelahnya, A Amin warga Jalan Kodeco Desa Gunung Antasari Kecamatan Simpangempat kembali ditangkap setelah dipancing polisi.

Di mana lokasinya penangkapan berlangsung di depan Gang Serayu.

Kasat Narkoba Polres Tanbu, Iptu Sunardi, didampingi Kanitnya Bripka Muhdian Noor, Rabu (16/5/18) mengatakan dua pelaku merupakan satu komplotan.

Dua pengedar ini ditangkap dengan jumlah 6 paket sabu dan pipet serta sendok plastik serta timbangan.

"Saat penangkapan pelaku, 6 paket sabu seberat 0,85 gram itu juga diserta uang tunai sebesar Rp 800.0000 yang diduga sebagai hasil penjualan narkotika jenis sabu," katanya.

Dijelaskannya, untuk paket sabu didapatkan dari tangan Fahri Amin.

Sementara sisanya seperti sedotan, pipet dan timbangan didapatkan dari tangan pelaku, Amin serta uang tunai tersebut.

"Pelaku satu komplotan. Atas perbuatannya, mereka dijerat pasal 112 jo 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan amcaman pidana kurungan minimal 4 tahun penjara," katanya. (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help