Berita Kotabaru

Jenazah Suriadi Masih Utuh Saat Dievakuasi Tim SAR, Ini Penyebab Kecelakaan

Penghentian pencarian karena korban berhasil ditemukan mengapung dalam kondisi sudah meninggal.

Jenazah Suriadi Masih Utuh Saat Dievakuasi Tim SAR, Ini Penyebab Kecelakaan
helriansyah
Tim SAR saat evakuasi Suriadi (52), nelayan korban tenggelam di perairan selat Pulaulaut tepatnya di area sekitar pelabuhan feri penyeberangan Stagen-Tarjun. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pencarian Suriadi (52), nelayan korban tenggelam di perairan selat Pulaulaut tepatnya di area sekitar pelabuhan feri penyeberangan Stagen-Tarjun oleh tim gabungan kantor Pos SAR Kotabaru dihentikan.

Penghentian pencarian karena korban berhasil ditemukan mengapung dalam kondisi sudah meninggal. Jenazah korban ditemukan satu mil arah barat dari lokasi kejadian, Rabu (16/5/2018) sekitar pukul 07.15 Wita.

Diperoleh informasi, ditemukan masih dalam keadaan utuh. Hanya bagian kulit terkelupas diduga karena korban lebih satu hari tenggelam di perairan tersebut.

Baca: Kumpulan Ucapan Maaf Awal Puasa 2018, Ramadhan 1439 H

Kini korban sudah dievakuasi tim gabungan kantor Pos SAR ke rumah duka. Evakuasi langsung di pimpin Koordinator Kantor Pos SAR Kotabaru Teguh Prasetyo.

Baca: Ini Ucapan Selamat Puasa Ramadhan Bahasa Belanda, Italia, Jerman, Korea, Perancis, Rusia dan Spanyol

Kepada banjarmasinpost.co.id, Teguh mengungkapkan, korban ditemukan berjarak satu mil ke arah barat dari titik awal kejadian bermula dari seorang nelayan.

"Orang pertama menemukan seorang nelayan kemudian memberitahukan ke kantor Pos SAR," kata Teguh.

Berdasarkan laporan tersebut, Teguh dan beberapa anggota Pos SAR dan beberapa petugas gabungan, korban langsung dievakuasi dari titik penemuan.

Baca: Jadwal Live PSS Sleman vs Martapura FC Liga 2 Pekan 5 Hari Ini, Tanpa Christian Gonzales

"Saat kami mendapat laporan nelayan korban masih mengapung. Kemudian langsung dievakuasi tim Pos SAR," jelasnya.

Ditambahkan Teguh, kondisi korban masih dalam keadaan utuh, hanya bagian kulit terkelupas.

"Masih utuh," pungkas Teguh kepada banjarmasinpost.co.id melalui telepon genggamnya pagi tadi.

Sebelumnya diberitakan, Suriadi sempat dikabarkan hilang di perairan sekitar pelabuhan feri penyeberangan Stagen-Tarjun.

Perahu kecil (sampan) digunakan korban saat memancing ikan tiba-tiba terbalik, diduga karena gelombang kapal yang melintas di perairan itu.

Karena saat kejadian kondisi cuaca di perairan tersebut cerah.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Koordinator Pos SAR Kotabaru Teguh Prasetyo (tengah) saat mengevakuasi jenazah korban, pemancing yang tenggelam di perairan Selat Pulaulaut. (foto kiriman kantor Pos SAR)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved