Berita Kabupaten Banjar

Ketua TP PKK Banjar Canangkan Tungkaran sebagai Kampung Hidroponik

Warga RT 6 Desa Tungkaran begitu antusias mengembangkan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik.

Ketua TP PKK Banjar Canangkan Tungkaran sebagai Kampung Hidroponik
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Ketua TP PKK Banjar Hj Raudhatul Wardiyah pun mencanangkan Desa Tungkaran menjadi Kampung Hidroponik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Warga RT 6 Desa Tungkaran begitu antusias mengembangkan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik.

Diteras dan halaman warga setempat terlihat berjejer tanaman sayuran hidroponik yang tumbuh dengan subur.

Ketua TP PKK Banjar Hj Raudhatul Wardiyah pun mencanangkan Desa Tungkaran menjadi Kampung Hidroponik.

Dia berharap budidaya tanaman sayuran dengan sistem hidroponik ini terus dikembangkan ke RT dan desa-desa lainnya.

Baca: 5 Resep Menu Sahur Sederhana Untuk Awal Puasa Ramadhan 2018 Ini

Sebab, menanam dengan sistem hidroponik sangat mudah tidak perlu waktu, tenaga dan biaya yang mahal.

"Setidaknya tanaman sayuran yang dihasilkan dari sistem hidroponik ini bisa memenuhi kebutuhan sayuran di rumah tangga sehingga tidak perlu membeli lagi," kata Hj Raudhatul Janah.

Baca: Usai Penyerangan Mapolda Riau, Polres Dumai Gerebek Satu Gubuk Terduga Anggota Kelompok Teroris

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, HM Fachry mengatakan, budidaya tanaman sayur dengan sistem hidroponik ini hasil kerjasama dengan pemerintah desa Tungkaran.

Pihaknya, memberikan pelatihan kemudian pemerintah desa langsung merespon membantu membelikan bibit, nutrisi dan peralatannya.

Baca: Awal Puasa Kamis 17 Mei, Inilah 16 Amalan Sunnah Puasa Ramadhan 2018

"Alhamdulillah, sudah berkembang sekali. Wanita tani di desa ini sudah bisa semua mengembangkan menanam sayuran dengan sistem hidroponik. Ibu-ibu bisa terus mengembangkan budidaya sayuran ini Insya Allah berapa pun banyaknya tetap laku dijual karena sayuran tanpa pestisida ini kebutuhannya sangat besar," katanya.

Penulis: Hari Widodo
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help