Berita Tanahbumbu

Lagi, Tempat Prostitusi di Tanbu Diratakan dengan Tanah, Kali Ini di Satui Dua Bangunan

Dua bangunan yang mempunyai beberapa sekat kamar akhirnya dihancurkan tim gabungan Muspika Kecamatan Satui bersama

Lagi, Tempat Prostitusi di Tanbu Diratakan dengan Tanah, Kali Ini di Satui Dua Bangunan
BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat
Satpol PP Tanahbumbu bersama tim gabungan merobohkan bangunan di Satui yang menjadi tempat prostitusi. Foto dirilis Rabu (16/5/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Dua bangunan yang mempunyai beberapa sekat kamar akhirnya dihancurkan tim gabungan Muspika Kecamatan Satui bersama Satpol PP Kabupaten Tanahbumbu dan tokoh agama serta tokoh masyarakat di wilayah Satui.

Dua bangunan tersebut merupakan tempat yang sudah terbukti melaksanakan prostitusi tepatnya di Desa Makmur Mulia Kecamatan Satui.

Pasalnya, sudah beberapa kali kedapatan dan terakhir kembali ditangkap hingga akhirnya diberikan tindakan tegas berupa merobohkan bangunan beton tersebut.

Baca: Tata Cara dan Niat Sholat Sunnah Tarawih Pada Ramadhan 2018

Baca: Live Streaming Sholat Tarawih di Mekkah 1 Ramadhan 1439 Hijriah, Ini Link Live Streaming Makkahlive

Baca: 21 Contoh Ucapan Selamat Puasa Ramadhan 2018 untuk Teman, Keluarga dan Sesama Muslim

Menurut Kepala Desa Makmur Mulia Satui, Marhasani yang turut hadir mengatakan sangat mendukung apa yang dilakukan tim muspika.

Pasalnya, pihaknya sudah sering melakukan peneguran namun tetap saja masih ada aksi kucing-kucingan dengan petugas.

Dengan dirobohkannya dua bangunn tersebut, masyarakat sekitar pun menyambut positif dan senang.

Tempat prostitusi di Satui yang dirobohkan Satpol PP Tanahbumbu bersama tim gabungan. Foto dirilis BPost Online Rabu (16/5/2018)
Tempat prostitusi di Satui yang dirobohkan Satpol PP Tanahbumbu bersama tim gabungan. Foto dirilis BPost Online Rabu (16/5/2018) (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)

Sebab, mereka tak resah lagi karena selama ini sudah dibuat pusing dengan aksi prostitusi tersebut.

"Kami berterimakasih dengan apa yang dilakukan pemerintah daerah Tanbu untuk bertindak tegas merobohkan bangunan tersebut.

Itu sudah sesuai dengan peraturan daerah yang telah dibuat pemerintah daerah untuk bebas prostitusi di wilayah Tanbu," katanya.

Sememtara itu, Camat Satui Ferdi Yosfy, mengatakan pembongkaran itu adalah upaya penegakan perda prostitusi di Kabupaten Tanahbumbu.

Kegiatan itu dilandasi komitmen dari Dinas Satpol PP dan Damkar serta koordinasi lintas sektor kecamatan Satui yang bahu membahu kerjasama dalam mendukung penutupan dan penertiban lokalisasi tersebut.

Hal tersebut tidak luput dari dukungan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, FKUB, KUA, Polsek Satui dan Koramil Satui serta kerja sama Damkar Satui dan Kasi Trantibum beserta jajaran yang setiap saat memantau dan koordinasi dengan Pemerintah daerah.

Baca: Dua Pria Ini Berkomplot Jadi Pengedar Sabu di Tanbu, Diringkus di Tempat Berbeda

Baca: NEWSVIDEO : Gelar Aksi Di DPRD Kalsel, Mahasiswa Tuntut Pemerintah Turunkan Harga BBM

"Adanya pembongkaran ini diharapkan menjadi efek jera bagi pelaku penyedia tempat dan penampung para PSK sekaligus menutup habis PSK untuk kembali sehingga Masyarakat lebih merasa aman dan nyaman," katanya.

Sementara menurut Kasat Pol Pp dan Damkar Tanbu H Riduan melalui Kabid Penegakan Perundang-undangan, Jaelani mengatakan ini adalah upaya penegakan sama seperti sebelumnya di wilayah Kecamatan Sungai Loban.

Tempat prostitusi di Satui yang dirobohkan Satpol PP Tanahbumbu bersama tim gabungan. Foto dirilis BPost Online Rabu (16/5/2018)
Tempat prostitusi di Satui yang dirobohkan Satpol PP Tanahbumbu bersama tim gabungan. Foto dirilis BPost Online Rabu (16/5/2018) (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)

Dua bangunan kembali dirobohkan karena sebelumnya kedapatan melakukan aksi prostitusi.

"Kami akan terus melakukan ini, bila positif kedapatan mengadakan tempat prostitusi, makan kami tak segan untuk melaksnakan pembongkaran paksa. Perjanjiannya ada dua, pemilik membongkar sendiri atau kami yang membongkarnya itu dituangkan dalam surat perjanjian dengan pemberian batas waktu," katanya. (man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help