B Focus Banua Anam

Masih Gratis, Peternak Sapi di Pusat Kota Pilih Potong di RPH

PENJAGAL yang menggunakan fasilitas RPH di Kecamatan Banjang, kebanyakan tinggal cukup dekat dari pusat kota.

Masih Gratis, Peternak Sapi di Pusat Kota Pilih Potong di RPH
BPost Cetak
b focus

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - PENJAGAL yang menggunakan fasilitas RPH di Kecamatan Banjang, kebanyakan tinggal cukup dekat dari pusat kota.

Seperti H Abdul warga Amuntai Tengah yang memiliki peternakan sapi.
Dia tak keberatan melakukan pemotongan hewan di RPH yang ditentukan oleh Dinas Pertanian HSU.

Karena letaknya juga tidak jauh dari kandang tempatnya memelihara sapi.

Meski dalam satu pekan biasanya hanya memotong seekor sapi sesuai pesanan penjual daging.

Baca: Awal Puasa Kamis 17 Mei, Inilah 16 Amalan Sunnah Puasa Ramadhan 2018

"Biasanya jam tiga pagi membawa sapi ke RPH. Setelah dipotong dibawa langsung ke Tanjung diantar kepada penjual daging," tutur dia.

Hadi punya pertimbangan sendiri memilih RPH.

"Selain menghemat tempat untuk pemotongan hewan juga menghemat air. Karena untuk membersihkan darah sisa pemotongan hewan memerlukan banyak air. Sekarang kan masih gratis," ujarnya.

Baca: Terduga Teroris Acungkan Samurai Serang Mapolda Riau, Jurnalis TV One Ditabrak

Selain itu, dia tidak perlu membuang sisa hasil pemotongan hewan yang biasanya dilakukan dengan cara mengubur.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) pada Dinas Pertanian HSU, I Gusti Putu Susila, menyatakan pihaknya masih berupaya agar keberadaan RPH bisa lebih maksimal.
Saat ini ada tujuh penjagal yang belum memanfaatkan fasilitas RPH.

Baca: Awal Puasa 17 Mei, Ini Kata atau Ucapan Maaf Ramadhan 2018 untuk Status Facebook, Whatsapp, Twitter

Putu mengungkapkan, penjagal meminta fasilitas tambahan berupa pagar untuk tiap tempat pemotongan.

Di dalam bangunan utama terdapat lima tempat pemotongan dan tidak terdapat sekat.

Penjagal minta diadakan pagar agar memudahkan saat memotong sapi atau kerbau.

"Rencananya akan diusulkan pada anggaran perubahan tahun ini, sebagai upaya untuk menarik penjagal untuk mau memitotong hewan di RPH tanpa memberikan sanksi," ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help