Revisi UU Terorisme 'Gantung', Syaifullah: Tak Perlu Keluarkan Perppu, Jokowi Mestinya Lakukan Ini

Sebelumnya politisi Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, mengkritik pernyataan Jokowi tersebut. Menurutnya tidak perlu Presiden

Revisi UU Terorisme 'Gantung', Syaifullah: Tak Perlu Keluarkan Perppu, Jokowi Mestinya Lakukan Ini
istimewa
Wakil Ketua BKSAP DPR RI Syaifullah Tamliha (kiri) dan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (tengah) saat menghadiri pertemuan Parlemen negara-negara MIKTA (Mexico, Indonesia, Korea, Turki, dan Australia) di Istambul, Turki (28/9/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ancaman Presiden Jokowi untuk mengeluarkan Perppu jika revisi UU Terorisme belum disahkan DPR hingga Juni mendapat tanggapan beragam dari kalangan legislator.

Sebelumnya politisi Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid, mengkritik pernyataan Jokowi tersebut.

Menurutnya tidak perlu Presiden Jokowi mengeluarkan ancaman seperti itu.

Kini salah satu politisi Senayan juga memberikan tanggapan atas rencana Jokowi mengeluarkan Perppu tersebut.

Syaifullah Tamliha SPi MS, anggota Komisi I DPR RI, menganggap Presiden Jokowi tidak perlu mengeluarkan Perppu.

Sebab, ujar anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, partai pendukung Pemerintah yang ada di DPR jumlahnya mayoritas.

"Partai pendukung Pemerintah ada PDIP, Golkar, PAN, PKB, PPP, Nasdem Hanura. Presiden tinggal memanggil para Ketum partai dan pimpinan fraksi partai tersebut minta percepatan pengesahan revisi UU Terorism itu," jelas Syaifullah Tamliha.

Ketua DPP PPP ini menilai, jika Jokowi menempuh langkah tersebut, dengan memanggil Ketum partai dan ketua fraksi, memiliki makna ganda yang sangat penting bagi Jokowi.

Di satu sisi, sebut legislator asal Kalimantan Selatan ini, Presiden Jokowi bisa memastikan bahwa revisi UU Terorism benar-benar dapat diselesaikan secepatnya.

Di sisi lain, lanjut mantan aktivis PMII ini, Jokowi akan bisa menilai sekaligus memastikan kesetiaan partai-partai pendukung tersebut kepada Pemerintahan Jokowi-JK hingga menjelang Pilpres 2019.

Halaman
12
Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help