Potret Ruang Belajar SD di Banjarmasin

Tiga Ruang Kelas Rusak Berat, Kepala SD Melayu 3 Waswas Terhadap Murid Baru

Di SDN Melayu Lima ini ada tiga ruang kelasnya rusak berat dan tiga ruang kelas rusak ringan.

Tiga Ruang Kelas Rusak Berat, Kepala SD Melayu 3 Waswas Terhadap Murid Baru
edi nugroho
SDN Melayu 5, di Jalan Veteran Banjarmasin, selain tiga ruang kelasnya rusak, status lahan selama ini juga jadi ganjalan perbaikan gedung dari dinas pendidikan setempat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kerusakan tiga ruang belajar di SDN Melayu Lima, di Jalan Veteran Banjarmasin, berdampak ke penerimaan siswa baru pada Juni mendatang, yakni saat pendaftaran peserta didik baru (PPDB) siswa SD pada 25 dan 26 Juni

Di SDN Melayu Lima ini ada tiga ruang kelasnya rusak berat dan tiga ruang kelas rusak ringan.

"Iya kita bingung karena tiga ruang kelas kita rusak berat dan bebarengan dengan penerimaan murid baru," kata Kepala sekolah (Kepsek) SDN Melayu 5 di Veteran Banjarmasin, Herawati, Rabu (16/5/18).

Baca: Tata Cara dan Niat Sholat Sunnah Tarawih Pada Ramadhan 2018

Baca: Kumpulan Ucapan Maaf Awal Puasa 2018, Ramadhan 1439 H

Baca: 21 Contoh Ucapan Selamat Puasa Ramadhan 2018 untuk Teman, Keluarga dan Sesama Muslim

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia

Menurut Herawati, meski dalam kondisi memprihatikan kondisi gedung SDN Melayu 5, pihaknya tetap melakukan sosialiasi PPDB siswa SD kepada masyarakat sekitar. Diharapkan, tetap ada peminat yang mau sekolah di SDN Melayu 5.

Baca: 21 Contoh Ucapan Selamat Puasa Ramadhan 2018 untuk Teman, Keluarga dan Sesama Muslim

"Kita targetkan menerima siswa dua jelas dan masing-masing kelas itu 28 orang pelajar," katanya.

Dijelaskannya, tiga ruang kelas yang rusak berat itu saaat ini ditempati siswa kelas tiga, jadi ruang guru dan ruang perpustakan. Meski membayakan karean nyaris runtuh, tapi sekolah tak ada daya upaya.

Baca: Awal Puasa Kamis 17 Mei, Inilah 16 Amalan Sunnah Puasa Ramadhan 2018

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia

"Kita tetap harus menerima siswa baru meski kondisi bangunan membayakaan pelajar," katanya.

Dijelaskan Herawati, lambannya perbaikan ruang kelas yang rusak di SDN Melayu 5 itu karena status tanah SD setempat yang tidak jelas.

Saat ini proses kejelasan status tanah SDN Melayu 5 terus berproses di Badan Pertanahan Nasional Kota Banjarmasin, termasuk sertifikat tanah SD.

Saat ini, sambung Herawati, pihaknya sudah memasang spaduk penerimaan siswa SDN Melayu 5 meski kondisi gedung dalam keadaan memprihatinkan dan rusak parah. Semoga tetap ada yang berminta sekolah di SDN Melayu 5. (ogi)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help