Berita Tanahbumbu

Botol Dilempar ke Dalam Lubang, Begini Cara Pemkab Tanbu Musnahkan 688 Mira Sitaan

Tepatnya pada Kamis (17/5/18) sekitar pukul 10.00 wita, minuman keras tersebut dimusnahkan dengan cara memasukkan

Botol Dilempar ke Dalam Lubang, Begini Cara Pemkab Tanbu Musnahkan 688 Mira Sitaan
man hidayat
Ratusan botol minuman keras hasil sitaan jajaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahbumbu akhirnya dimusnahkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanahbumbu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Ratusan botol minuman keras hasil sitaan jajaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanahbumbu akhirnya dimusnahkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanahbumbu.

Tepatnya pada Kamis (17/5/18) sekitar pukul 10.00 wita, minuman keras tersebut dimusnahkan dengan cara memasukkan ke lubang galian dikawasan Kantor Bupati Tanahbumbu. Galian itu diletakan batu-batu besar di dalamnya.

Kemudian satu persatu, botol minuman keras tersebut dilempari dengan memecahkannya ke batu didalam lubang itu. Sehingga semua minuman botol itu pecah dan airnya keluar. Bau menyengat hidung pun sempat terasa hingga akhirnya ditutupi kembali dengan tanah.

Baca: Resmi, Ini Jadwal Rekrutmen dan Seleksi CPNS 2018 dari KemenPAN RB

Baca: Paman Birin Kukuhkan Pengurus BP-MRSM 2018-2021, Tak Afdol Kalau Tak Selfie di Sabilal

Baca: Liga 1 2018 Persebaya vs Persib Ditunda, Tim Maung Bandung Sudah Siapkan Laga Ini sebagai Ganti

Pemusnahan itu dipimpin langsung Wakil Bupati Tanahbumbu H Sudian Noor didampingi Plt Sekda Tanbu H Erno Rudi Handoko dan Kasat Pol PP dn Damkar Tanbu H Riduan. Selain itu, juga dihadiri pihak Polres Tanbu, Kodim 1022/Tanhbumbu dan Kepala Kantor Kementrian Agama Tanbu.

Pada pemusnahan tersebut, Wakil Bupati Tanahbumbu H Sudian Noor meminta untuk menindak tegas pelaku pengedar minuman keras di Tanbu. Sebab, peredaran minuman keras itu bisa mengganggu dan merusak generasi penerus bangsa.

"Mari kita bersama-sama memerangi minuman keras ini. Tindak tegas bagi para pelaku pengedar obat-obatan dan minuman keras di Tanbu," katanya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Tanbu H Riduan melalui Kepala Bidang Perundang-undangan, M Jaelani, mengatakan pemusnahan itu merupakan hasil sitaan miras beberapa wktu lalu di dua kecamatan yaitu Satui dan Simpangempat.

Dijelaskannnya, ada sebanyak 686 botol dari berbagai merk. Minuman merk bir bintang 540 botol, merk guines 132 botol, merk bir prost 7 botol, anggur merah 3 botol, merk newport 2 botol,merk iceland 1 botol dan merk whisky 1 botol.

Menurut Jaelani, penyalahgunaan dan peredaraan miras saat ini menjadi masalah yang sangat memperihatinkan. Bahkan belakangan cenderung semakin meningkat serta menjadi salah satu masalah bagi pemerintah daerah dan masyarakat.

Sebab itu pemerintah daerah bekerjasama dengan Polres untuk terus melaksanakan sosialisasi. Selain sosialisasi tentunya juga penindakan terhadap bahaya minuman keras dilingkungan masyarakat yang mana menjadi musuh kita bersama dan pemerintah daerah. Sebab itu, barang sitaan tersebut dimusnahkan sesuai aturan yang telah ada.

"Pemusnahan barang bukti itu merupakan hasil sitaan dalam razia yostitusi dan penegakan perda no 27 tahun 2005 tentang larangan peredaran minuman beralakhohol di Kabupaten Tanahbumbu," kata Jaelani.

Dia juga menjelaskan, untuk pemilik miras sudah diproses sesuai perda dan barang buktinya lngsung dimusnahkan. Mereka yang terbukti melakukan pelanggaran perda tersebut harus ditindak tegas. (man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help