Berita Banjarmasin

Khitanan Massal STIMI Banjarmasin, Ada yang Anak yang Main Gadget Ada Juga yang Meronta

Tangisan sejumlah anak-anak begitu terdengar di halaman parkir Kampus STIMI Banjarmasin, Jalan Kuripan, Kamis (17/5/2018).

Khitanan Massal STIMI Banjarmasin, Ada yang Anak yang Main Gadget Ada Juga yang Meronta
BANJARMASINPOST.co.id/isti rohayanti
Kabid Dokkes Polda Kalsel, AKBP Dr H Erwinn Zainul dan Ketua STIMI Banjarmasin, Titien Agustina melihat proses khitan, Kamis (17/5/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tangisan sejumlah anak-anak begitu terdengar di halaman parkir Kampus STIMI Banjarmasin, Jalan Kuripan, Kamis (17/5/2018).

Hal yang menyebabkan suara tangisan itu ialah kegitan khitanan yang digelar kampus tersebut bekerjasama dengan Biddokkes Polda Kalsel.

Berbagai aksi perlawanan dilakukan oleh sejumlah anak.

Bukan hanya sekedar menangis. Sebagian juga meronta dan tidak sedikit pula yang bisa tenang ketika dikhitan oleh petugas.

Baca: Doa Hari Pertama Bulan Puasa  Sampai Hari ke 10 Ramadhan Lengkap dalam Bahasa Arab dan Latin

Baca: 20 Kumpulan Kata Kata Puasa dan Ucapan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Zaman Now

Baca: Resmi, Ini Jadwal Rekrutmen dan Seleksi CPNS 2018 dari KemenPAN RB

Baca: 21 Contoh Ucapan Selamat Puasa Ramadhan 2018 untuk Teman, Keluarga dan Sesama Muslim

Baca: 5 Resep Menu Buka Puasa Ramadhan 2018 Penggugah Selera

Pada kegiatan itu, anak-anak yang mendaftar untuk dikhitan diberikan suntik anastesi oleh petugas. Setelah itu barulah proses khitan dilaksanakan.

Sejumlah anak mencoba menenangkan diri mereka pada proses tersebut.

Sebagian memilih bermain gadget dan sebagian pula ada yang dipeluk oleh orangtuanya agar tidak melihat petugas mengkhitan alat kelaminnya.

Sebagai pihak yang juga mengadakan kegiatan khittan masal dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara itu, Kabid dokkes Polda Kalsel, AKBP Dr H Erwinn Zainul juga membantu menenangkan anak-anak yang menangis. Ia juga mengajarkan sejumlah anak agar tetap tenang dan memberikan sejumlah penjelasan tentang proses khitan.

Disampaikan oleh Ketua STIMI Banjarmasin, Titien Agustina yang menyediakan tempat sekaligus penyelenggara pula, acara itu diikuti lebih dari 100 anak. Dimana mereka berasal dari Pelaihari, Banjar, Banjarbaru, Batola dan lebih dominan dari Banjarmasin.

"Antusias masyarakat yang mendaftar juga cukup tinggi. Jadi selain kegiatan khitan masal gratis ini, peserta juga diberi bingkisan, tas sekolah dan uang atas harapan membuat anak-anak senang," ucap Titien.

Ia juga berharap adanya kegiatan itu bisa membuat terjalinnya hubungan antara STIMI Banjarmasin dengan Polda Kalsel. Khususnya dalam bidang sosial. Selain itu juga membantu menjalankan syiar agama.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help