Home »

Techno

» News

Bisnis Tekno

Wow! Jutaan Akun Propaganda Teroris dan Kabar Hoax Dihapus Pihak Facebook

Dalam laporan yang dipublikasi di halaman Facebook Transparency, pada kuartal pertama 2018 ini Facebook tercatat telah menutup

Wow! Jutaan Akun Propaganda Teroris dan Kabar Hoax Dihapus Pihak Facebook
thesun
Facebook 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Facebook mulai bertindak tegas terhadap konten-konten yang melanggar aturan dan ujaran kebencian. Terlebih kabar hoaks serta propaganda terkait aksi teroris.

Dalam laporan yang dipublikasi di halaman Facebook Transparency, pada kuartal pertama 2018 ini Facebook tercatat telah menutup sebanyak 583 juta akun palsu dan 837 juta postingan spam.

Menurut pihak Facebook, tindakan tegas ini diambil guna terus meminimalisasi pengaruh-pengaruh negatif yang dimunculkan di antara publik atau pengguna.

Baca: Jadwal Buka Puasa Kamis 1 Ramadhan 1439 H / 17 Mei 2018 di Jakarta, Bandung dan Kota Besar Indonesia

"Ini adalah awal dari perjalanan dan bukan akhir dari perjalanan. Kami mencoba untuk menjadi seterbuka mungkin," ungkap Richard Allan, Wakil Presiden Kebijakan Publik Facebook untuk Eropa, Timur Tengah dan Afrika.

Baca: Live Vidio.com! Live Streaming Bhayangkara FC vs Mitra Kukar - Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

Sebagaimana dikutip KompasTekno dari The Guardian, Kamis (17/5/2018), jenis konten yang dimoderasi oleh Facebook bukan hanya akun palsu dan postingan spam.

Baca: Live Streaming Indosiar PSIS Semarang vs PS Tira Malam Ini : Berikut Prediksi Skor dan Pemain

Facebook juga memoderasi 2,5 juta ujaran kebencian, 1,9 juta bagian propaganda terorisme, 3,4 juta visualisasi kekerasan, dan 21 juta konten dewasa dan aktivitas seksual.

"Kami terus melakukan pembersihan sepanjang 18 bulan terakhir, baik dengan memberi peringatan pada konten yang ditengarai melanggar atau menghapus konten tersebut secara langsung. Laporan dari para pengugna pun cukup membantu tim kami memahami apa yang terjadi," ungkap Guy Rosen Vice President Product & Management Facebook.

Untuk beberapa kasus, sistem algoritma keamanan Facebook sendiri dapat memindai serta menemukan konten yang melanggar aturan sebelum pengguna lain melaporkannya.

Berdasarkan data, sistem algoritma ini hampir 100 persen tepat dalam menemukan konten spam dan propaganda terorisme.

Kemudian dalam memindai akun palsu sistem ini memiliki ketepatan 99 persen dan 96 persen postingan aktivitas seksual.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help