Berita Banjarmasin

BAP Terminal Km 6 Banjarmasin Lengkap, Jaksa Sebut Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Taufik mengatakan dari audit BPKP sekitar Rp1,6 miliar dan pengerjaan proyek ini sendiri multiyers dari 2013 - 2015.

BAP Terminal Km 6 Banjarmasin Lengkap, Jaksa Sebut Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar
edi nugroho
Banjarmasin Trade Center (BTC) di Terminal Km 6. 

BANJARMASINPOST,CO.ID, BANJARMASIN - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Banjarmasin telah mengantongi nilai kerugian negara dalam Kasus Pembangunan Terminal Km 6 Banjarmasin. Hal itu sesuai  hasil audit BPKP.

Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin Taufik Satia Diputra saat dikonfirmasi media mengenai kasus ini, Kamis (17/5) mengatakan perkara penyidikannya sudah selesai alias P21.

"Penyidikannya sudah selesai dan dinyatakan jaksa peneliti sudah lengkap dan tinggal 'perapian- atau penjilidan beroksa selanjutnya nanti kita tentukan tahap 2," papar Taufik.

Ditanya mengenai kerugian negara pada kasus ini, Taufik mengatakan dari audit BPKP sekitar Rp

Baca: Lihat Status Facebook Muhammad Choir, Terduga Teroris yang Dikenal Mas Ganteng

Baca: Jadwal Buka Puasa Jumat 2 Ramadhan 1439 H/18 Mei 2018 untuk Jakarta, Bandung dan 27 Kota Besar

1,6 miliar dan menurutnya pengerjaan proyek ini sendiri multiyers dari 2013 - 2015.

Untuk tersangka sendiri masih tetap tiga orang yakni Drs Kasman yang dulu menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota , dan seketarisnya Mahmudi dan rekanan atas namaIr Fahmi .

Sekadar diketahui Setelah naik ke penyidikan dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka pada Kasus Pembangunan Terminak Km6 Banjarmasin, untuk pertama kalinya pihak penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Banjarmasin melakukan pemeriksaan terhadap tersangka.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Chelsea vs Manchester United di Final Piala FA

Yang mana pada Senin (16/4) lalu pagi pihak penyidik melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka yakni Drs Kasman yang dulu menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota , dan seketarisnya Mahmudi. (BANJARMASINPOST.CO.ID/Irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help