Berita HSU

Jembatan Guntung Berlubang Bahayakan Pengendara, Dinas PU Usulkan Perbaikan ke Pemprov

Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten HSU selain berbatasan dengan Kabupaten Tabalong juga berbatasan dengan Kabupaten Balangan.

Jembatan Guntung Berlubang Bahayakan Pengendara, Dinas PU Usulkan Perbaikan ke Pemprov
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Lubang di Jembatan Guntung membahayakan pengendara

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) selain berbatasan dengan Kabupaten Tabalong juga berbatasan dengan Kabupaten Balangan.

Salah satunya adalah Desa Guntung dan Tebing Liring, tak heran jika jalan alternatif tersebut sering digunakan warga untuk menghemat jarak tempuh perjalanan.

Bukan hanya pengguna jalan kendaraan roda dua namun juga roda empat bahkan pembawa muatan. Karenanya saat ini beberapa ruas jalan mengalami kerusakan. Termasuk jembatan yang berada di Desa Guntung, juga mengalami kerusakan yang cukup parah.

Jenbatan yang dibangun diatas aliran sungai tabalong ini sudah beberapakali diperbaiki oleh warga secara gotong royong. Namun karena hanya perbaikan sementara sehingga jalan kembali rusak.

Baca: Jadwal Buka Puasa Hari Kedua Jumat 18 Mei 2018, Ramadhan 1439 H 27 Kota Besar & Doa Buka Puasanya

Para pengguna jalan juga harus berhati hati. Seperti yang diungkapkan wardi warga Desa Panangkalaan Kecamatan Amuntai Utara. Dirinya setiap hari kerja melewati jembatan rersebut karena bekerja di Kabupaten Balangan.

Saat ini kondisi jembatan memang masih rusak namun tidak separah beberapa bulan lalu. Warga sudah ada yang nimbun yang rusak di jembatan dengan batu. Namun lubang yang tembus hingga ke bagian bawah jembatan masih ada.

"Agak ngeri karena teelihat air sungainya dari lubang di jembatan itu, kalau tidak diperbaiki bisa semakin lebar dan lebih membahayakan lagi," ungkapnya.

Jembatan Guntung tersebut juga berdekatan dengan pasar desa, sehingga banyak juga yang melintasi jembatan dengan berjalan kaki. Padahal lubang yang menganga saat ini melebihi telapak kaki orang dewasa.

Baca: LIVE STREAMING PSMS vs Sriwijaya FC Liga 1 2018 - Link Live Streaming Vidio.com UseeTV

Jika anak anak yang jalan kaki khawatir bisa terperosok ke lubang yang ada di jembatan tersebut. "Hati hati kalau jalan kaki, kadang saya pakai sepeda motor bisa terkejut saat melihat ada lubang dan selalu berusaha menghindar dan rem mendadak," ungkapnya.

Kepala Desa Guntung Mina mengatakan jembatan tersebut sudah berusia puluhan tahun, dan memang belum pernah diperbaiki secara permanen. Untuk perbaikan biasaya warga secara gotong royong memperbaiki saat jembatan sudah sangat parah kerusakannya.

"Memang ada yang pernah terjatuh karena mengerem mendadak saat menghindari yang rusak, tapi tidak sampai parah atau tercebur ke sungai," ungkapnya.

Pihaknya juga tidak mampu memperbaiki jembatan dengan menggunakan dana desa, selain besar status jalan tersebut juma merupakan jalan provinsi. Namun pihak desa dan warga sekitar tetap berharap adanya perbaikan sehingga pengguna jalan juga lebih aman saat melintasi jembatan tersebut.

Baca: Hasil Latihan Bebas 1 MotoGP Prancis 2018 di Le Mans : Marquez Pertama, Rossi Keenam

Terpisah Plt Dinas Pekerjaan Umum HSU Agus mengatakan jalan dan jembatan tersebut awalnya merupakan jalan kabupaten sebelum Kabupaten HSU terpecah dengan Kabupaten Tabalong. Dan saat ini status jalaan tersebut menjadi jalan prioritas provinsi.

Pemerintah Provinsi juga telah memiliki program peningkatan kualitas jalan pada tahun ini di Desa Guntung. Namun ubtuk jembatan memamg belum ada, namun Dinas PU telah melakukan usulan dan koordinasi dengan pemerintah provinsi.

"Kami akan membantu memperbaiki untuk perbaikan sementara, idealnya jembatan teesebut sudah menggunakan konstruksi rangka baja kelas B," ungkapnya. (banjarmasinpost.co.id/nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help