Berita Nasional

Kemenag Rilis Daftar 200 Mubaligh yang Dianggap Moderat, Ini Penjelasan Menteri Agama

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan, pihaknya merilis 200 nama mubaligh tersebut untuk memenuhi permintaan masyarakat.

Kemenag Rilis Daftar 200 Mubaligh yang Dianggap Moderat, Ini Penjelasan Menteri Agama
kompas.com
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/7/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -Memenuhi permintaan masyarakat, Kementerian Agama merilis 200 nama mubaligh  atau ustadz/ustadzah yang bisa dijadikan acuan untuk mengisik kegiatan keagamaan (ceramah).

Dilansir di www.kemenag.go.id, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengungkapkan, pihaknya merilis 200 nama mubaligh tersebut untuk memenuhi permintaan masyarakat.

“Selama ini, Kementerian Agama sering dimintai rekomendasi penceramah oleh masyarakat. Belakangan, permintaan itu semakin meningkat, sehingga kami merasa perlu untuk merilis daftar nama muballigh,” kata Menteri Agama di Jakarta, Jumat (18/05).

Lukman mengatakan, permintaan itu umumnya datang dari mushola atau majelis ta'lim yang ada di kementerian, lembaga atau instansi pemerintah, hingga Badan Usaha Milik Negara. Oleh karena itu, Kemenag langsung meminta informasi dari sejumlah ormas Islam, masjid besar, tokoh tokoh ulama, kyai dan pemuka agama.

Baca: Pangeran Harry dan Meghan Markle Menikah, Ayah Meghan Tolak Hadir, Takut Permalukan Putrinya? Esok

"Lalu kemudian kami menghimpun saat ini karena untuk segera bisa memenuhi harapan pihak yang menghendaki daftar nama mubaligh itu, lalu yang pertama ini baru 200 daftar itu lah yang kami dapatkan," kata dia. Daftar 200 nama tersebut dapat dilihat di situs resmi Kemenag.

Menurut Menag, pada tahap awal, Kementerian Agama merilis 200 daftar nama penceramah. Tidak sembarang mubalig, tapi hanya yang memenuhi tiga kriteria,  yaitu: mempunyai kompetensi keilmuan agama yang mumpuni, reputasi yang baik, dan berkomitmen kebangsaan yang tinggi.

Lihat daftar 200 nama mubalig yang dirilis Kementerian Agama lewat Link Ini

Daftar nama ini merupakan rilis awal yang dihimpun dari masukan tokoh agama, ormas keagamaan, dan tokoh masyarakat. Jumlah daftar ini tentu akan terus bertambah seiring masukan dari berbagai pihak. 

“Nama yang masuk memang harus memenuhi tiga kriteria itu.  Namun, para mubaligh (pencermah) yang belum masuk dalam daftar ini, bukan berarti tidak memenuhi tiga kriteria tersebut,” ujar Menag.

Baca: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ketiga Sabtu 3 Ramadhan 1439 H/19 Mei 2018 di 30 Kota Besar

"Artinya,  data ini bersifat dinamis dan akan kami update secara resmi," sambungnya. Info selanjutnya, bisa berkirim pesan whatsapp melalui nomor 0811-8497-492.

Menag berharap rilis daftar nama mubaligh ini bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses para penceramah yang mereka butuhkan. Langkah ini diharapkan akan memperkuat upaya peningkatan kualitas kehidupan beragama sesuai misi Kementerian Agama. (kemenag.go.id)

(banjarmasinpost.co.id/eep)

Penulis: Elpianur Achmad
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help