Berita Kalteng

Pengiriman Narkoba dari Pontianak Lewat Bus Penumpang Digagalkan di Pangkalanbun

Pasokan narkoba dari Pontianak mulai marak dikirim ke Kalimantan Tengah melalui jalur darat lewat travel dan bus

Pengiriman Narkoba dari Pontianak Lewat Bus Penumpang Digagalkan di Pangkalanbun
tribunkalteng.com/faturahman
Kepala BNN Kalteng, Brigjen Pol Lilik Heri S bersama Kepala BNN Kota Palangkaraya, Muhammad Soedja'i, saat ekpos kasus narkoba. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Upaya penyelundupan narkoba melalui jalur darat lewat Bus Penumpang Damri yang dikirim dari Pontianak ke Pangkalanbun, digagalkan oleh petugas badan narkotika nasional Kalimantan Tengah.

Pasokan narkoba dari Pontianak , Kalimantan Barat, selama ini mulai marak dikirim ke Kalimantan Tengah melalui jalur darat lewat travel dan bus yang akan dipasarkan di Bumi Tambun Bungai.

Parahnya, pengiriman barang berupa narkoba lewat bus penumpang Damri tersebut, diduga sudah diketahui oleh pengela bus, seperti sopir maupun, kondektur bus yang diduga turut serta membantu pengiriman barang tersebut.

Kepala BNN Kalteng, Brigjen Pol Lilik Heri Setiadi, Jumat (18/5/2018) mengungkapkan, selama ini pasokan Narkoba ke pangkalanbun ternyata kebanyakan dari Pontianak yang diduga di dapat dari Malaysia.

Baca: Lihat Status Facebook Muhammad Choir, Terduga Teroris yang Dikenal Mas Ganteng

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Chelsea vs Manchester United di Final Piala FA

"Cukup marak peredaran Narkoba di Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya di Pangkalanbun, karena kebanyakan kiriman dari Pontianak, untung saja cukup banyak yang sudah di gagalkan, sehingga cukup banyak yang gagal edar,"ujar Lilik Heri.

Salah satu kasus yang digagalkan adalah pihak BNN yakni menggagalkan, adalah pengiriman sebanyak dua bungkus besar sabu, seberat 151,20 gram, dan sepuluh butir ineks dan peralatanya diamankan petugas BNN Kalteng, saat barang dari pontianak dikirim ke Terminal Bus Natai Suka Pangkalanbun.

"Sempat kami amankan sejumlah terduga yakni, yakni R yang merupakan kondektur bus, dan Saudari M yang mengambil barang, namun setelah dilakukan penyelidikan ternyata pemiliknya adalah Saudari N, kami amankan dia," ujar Kepala BNN Kalteng. (www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help