Temulawak Sani yang Laris Manis

Sehari H Sani Produksi Temulawak Hingga 3.600 Liter Gunakan Gula 1 Ton, Ramadhan Makin Laris

Mereka adalah pedagang temulawak yang memanfaatkan tingginya permintaan temu lawak selama Ramadhan.

Sehari H Sani Produksi Temulawak Hingga 3.600 Liter Gunakan Gula 1 Ton, Ramadhan Makin Laris
hari widodo
Suasana rumah H Abdul Sani (70) sejak pagi terlihat ramai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Suasana rumah H Abdul Sani (70) sejak pagi terlihat ramai. Silih berganti puluhan warga dengan menjinjing wadah geriken datang ke rumahnya di Gang Baru Rt 6 Desa Tanjung Rema Kecamatan Martapura.

Mereka adalah pedagang temulawak yang memanfaatkan tingginya permintaan temu lawak selama Ramadhan.

Ya, temu lawak Sani selama ini memang sangat dicari selama Ramadhan sehingga pedagang temulawak dadakan pun bermunculan di banyak tempat di Martapura hingga ke Banjarbaru.

Baca: Bapuasa Ramadhan Selama 20 Jam, Muslim Swedia, Islandia, dan Norwegia Tetap Sabar Menunggu Bedug

Baca: Menunggu Berbuka Puasa Ramadhan, Lihat Ekspresi Raffi Ahmad dan Rafathar, Kocak Banget!

Baca: Disaat DJ Butterfly Berniat Mualaf, Luar Biasa Pejuangannya di Bulan Ramadhan, Haus Banget, Gila!

Rasanya yang manis dengan aroma temulawak yang khas membuat minuman ini digemari warga muslim di Martapura.

Terlihat sejak pagi H Abdul Sani sibuk melayani pedagang yang datang membeli temu lawak di rumahnya. Sementara itu, Saidin dan beberapa keluarga yang turut membantu terlihat sibuk memasak minuman temulawak yang tengah diolah.

Terlihat enam panci besar berisi masing-masing 60 liter air dituangkan racikan temulawak ke dalamnya. Saidin pun mengaduknya bergantian.

Memasuki ramadhan ini, H Sani di bantu sepuluh orang karyawan yang juga anggota keluarganya kembali memproduksi temulawak dalam skala besar.

Dalam sehari untuk memenuhi permintaan Temulawak Sani, mereka harus mengolah minuman temulawak hingga sepuluh kali masak.

"Sekali masak ini satu panci ini ada 60 liter dikalikan enam panci total ada 360 liter. Sehari kalau lagi cuaca panas ramai bisa delapan kali hingga sepuluh kali masak. Gula pasirnya saja sehari itu bisa sampai satu ton habis," kata Karyawan H Sani, Saidin. (wid)

Penulis: Hari Widodo
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved