Alokasi Dana Desa

Alokasi Dana Desa Tersendat di Desa Melayu Tengah, Begini Nasib Para Aparat Desa

Persoalan penggunaan dana desa yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di Desa Melayu Tengah berimbas terhadap penghasilan aparat desa.

Alokasi Dana Desa Tersendat di Desa Melayu Tengah, Begini Nasib Para Aparat Desa
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Persoalan penggunaan dana desa yang tidak bisa dipertanggungjawabkan di Desa Melayu Tengah berimbas terhadap penghasilan aparat desa.

Soalnya dalam Alokasi Dana Desa (ADD) memuat penghasilan tetap (siltap) atau gaji untuk aparat desa.

Hingga kini aparat Desa Melayu Tengah masih belum menerima dana siltap.

Sementara 266 desa lainnya di Kabupaten Banjar sudah menerima dana tersebut.

Tidak hanya ADD yang tersendat, Dana Desa tahap I sebesar 20 persen juga belum turun.

Baca: Tak Ada Nama Ustadz Somad, Ini Alasan Kemenag Rilis Nama 200 Mubaligh

Baca: Kisah Datu Nuraya, Miliki Makam Sepanjang 60 Meter!

Baca: Saat Menemukan Dua Musafir Sedang Berpuasa dengan Kondisi Berbeda, Ini yang Dilakukan Nabi

Akibatnya, sampai saat ini belum terlihat aktivitas pekerjaan pembangunan di desa tersebut.

Baihaki, Kaur Pemerintahan Desa Melayu membenarkan belum cairnya dana Siltap.

“Sudah lima bulan seluruh aparat desa, termasuk saya belum menerima pengucuran dana Siltap,” ungkapnya.

Dia pun terpaksa bersabar menantikan cairnya dan desa.

“Sementara, saya kerja sambilan di bangunan," tutur Baihaki.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help