Kriminalitas Hulu Sungai Utara

Berani Simpan 329 Butir PCC, Warga Amuntai Tengah Bakal Dijerat Dua UU Sekaligus

MI yang berusia 24 tahun ini tak dapat berbuat banyak saat anggota Satuan Narkoba menggeledah rumahnya

Berani Simpan 329 Butir PCC, Warga Amuntai Tengah Bakal Dijerat Dua UU Sekaligus
Istimewa
MI warga Kelurahan Murung Sari Kecamatan Amuntai Tengah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Satuan Narkoba Polres HSU mengamankan pemilik PCC yang mengandung carisoprodol dan telah digolongkan pada Narkotika golongan I dengan dijerat Undang Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Undang RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

MI warga Kelurahan Murung Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten HSU kedapatan memiliki 329 butir PCC yang disimpan di rumahnya Jalan Bihman Villa Rt 04 Kelurahan Murung Sari.

MI yang berusia 24 tahun ini tak dapat berbuat banyak saat anggota Satuan Narkoba menggeledah rumahnya hingga ditemukan barang bukti tersebut.

Baca: LIVE STREAMING Royal Wedding Pangeran Harry Meghan Markle Jam 18.00, Tanpa Ciuman Mempelai di Gereja

Dalam kesempatan itu anggota juga mengamankan barang bukti lain seperti dua bungkus plastik, 21 bungkus plastik piper klip yang diduga digunakan untuk membungkus PCC dengan penjualan perpaket. Serta uang tunai sebesar Rp 40.000.

Baca: Link Live Streaming Royal Wedding Pangeran Harry dan Meghan Markle Mulai Pukul 17.00 WIB

PCC mengandung carisoprodol yang telah dimasukkan dalam narkotika golongan I. Kasat Narkoba Polres HSU AKP Kamarudin mengimbau masyarakat agar tidak menyepelekan jenis obat obatan yang dibeli dengan harga murah namun berat pertanggungjawaban secara hukum dan efek untuk masyarakat.

Obat obatan yang tidak memiliki izin edar mengancam masa depan anak anak bangsa, karenanya perlu kepedulian bagi seluruh masyarakat.

Baca: LIVE STREAMING Indosiar PSM Makassar vs Borneo FC Liga 1 Pekan 9, Link LIVE STREAMING Vidio.com

"Jangan berdiam diri jika disekitar lingkungan ada yang kedapatan mengonsumsi obat obatan seperti PCC dan carnophen zenith, jika dibiarkan juga akan mengancam keluarga kita juga, dan pasti tidak ada yang mau jika keluarga sendiri terjerat dalam obat obatan," ungkapnya.

Karenanya jika melihat ada yang memakai atau menjual obat obatan bisa langsung melaporkan ke pihak berwajib atau aparat desa dan identitas pelapor juga akan dijamin kerahasiaannya. (Nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help