Kisah Datu Nuraya

Kisah Datu Nuraya, Miliki Makam Sepanjang 60 Meter!

Namun dalam buku Manakib Datu Nuraya, tidak disebutkan tahun kelahirannya. Yang jelas usianya lebih tua dari Datu Sanggul.

Kisah Datu Nuraya, Miliki Makam Sepanjang 60 Meter!
ibrahim ashabirin
Jalan menuju makam Datu Nuraya 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dibanding dengan Datu Sanggul yang juga berada di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, Datu Nuraya memang kurang terkenal.

Namun, bagi masyarakat Kalsel khususnya Tapin, Datu Nuraya ternyata sangat dikenal.

Salah satu ciri paling dikenal masyarakat adalah makamnya yang panjang.

Karena itulah Duta Nuraya sering pula disebut dengan Datu Panjang.

Dikutip dari berbagai sumber, disebutkan bawah Datu Nuraya memiliki Syekh Abdul Mu’in.

Namun ada juga yang menyebutnya dengan Syekh Abdul Jabbar dan Syekh Abdur Ra’uf ).

Kuburan Datu Nuraya yang berada di Desa Tatakan Kecamatan Tapin Selatan, kuburan itu sangat panjang sekitar 60 meter.

Karena kuburan itu sangat panjang, kemungkinan kuburan Datu Nuraya itu yang terpanjang di dunia.

Dalam buku Manakib Datu Nuraya, juga disebutkan bahwa Makam Datu Nuraya kemungkinan yang terpanjang di dunia.

Pantauan BPost Online di lokasi, Kamis (17/5), kuburan Datu Nuraya itu memang sangat panjang.

Menurut petugas makam setempat, Abdullah, panjang kuburan itu mencapai 60 meter.

Kuburan Datu Nuraya itu diberi kain kuning.

Dan kuburan itu berada dalam sebuah bangunan, supaya tidak kena hujan dan memudahkan warga berjiarah.

Lokasi kuburan terpanjang di dunia itu, hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari Makam Datu Sanggul (makam sangat terkenal di Kalimantan) atau sekitar 1,5 kilometer dari jalan nasional A Yani.

Namun dalam buku Manakib Datu Nuraya, tidak disebutkan tahun kelahirannya.

Yang jelas usianya lebih tua dari Datu Sanggul.

Pada 2017 telah digelar haul Datu Sanggul yang ke 252.

Dalam buku menakib Datu Nuraya dan menakib Datu Sanggul telah disebutkan Datu Sanggul pernah bertemu Datu Kalampayan (Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari). (BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin)

Penulis: Ibrahim Ashabirin
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved