Mahasiswa Uniska Ini Kumpulkan Lebih 100 Senjata Tajam Pusaka, Beburu Hingga ke Luar Daerah

Tujuh tahun sudah, mahasiswa Uniska Banjarmasin semester empat, M Rafiq bergelut di dunia benda pusaka.

Mahasiswa Uniska Ini Kumpulkan Lebih 100 Senjata Tajam Pusaka, Beburu Hingga ke Luar Daerah
BANJARMASINPOST.co.id/isti rohayanti
M Rafiq yang memperlihatkan sejumlah koleksi keris miliknya 

 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- Tujuh tahun sudah, mahasiswa Uniska Banjarmasin semester empat, M Rafiq bergelut di dunia benda pusaka. Selama itu, ia telah berburu benda pusaka hingga ke luar Kalimantan.

Sudah ada lebih 100 keris dan jenis benda pusaka lainnya yang ia koleksi.
Meski begitu tidak sedikit benda yang hanya ia simpan dan beberapa lainnya kerab ia bawa.

Perburuan Rafiq pada keris atau yang kerap disebut sebagai besi tuha bukan hanya sekedar tempat.

Namun juga tentang uang.

Ia mengatakan dalam membeli atau mendapatkan wasi tuha (besi tua, sebutan untuk benda pusaka), tidak ada sebutan harga. Namun memang ada maharnya.

Baca: Kisah Datu Nuraya, Miliki Makam Sepanjang 60 Meter!

Baca: Aman Abdurrahman Syok Saat Wanita Berhijab Ini Bacakan Tuntutan Mati untuknya

Baca: Dul Akui Sudah Minta Izin ke Al untuk Menikah Duluan, Tinggal Adat-istiadatnya  

"Kalau maharnya itu mulai Rp 500 ribu hingga Rp 25 juta. Tapi memang tidak ada angagran harga," ucap Rafiq.

Benda yang ia bayar Rp 25 juta merupakan keris pusaka dari jaman Majapahit. Sejarah itulah yang disampaikan Rafiq.

Ia mengatakan pusaka itu merupakan keris tuha (tua) jaman kerajaan tersebut.

Disampaikan olehnya mahar yang ia bayar masih belum terlalu tinggi. Terlebih ada satu benda pusaka ayahnya yang dibayar mencapai Rp 60 juta.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved