Berita Tanahlaut

Pujiarto Menduga Kolam Ikan dan Kebun yang Terendam Akibat Aktivitas Tambang Batu Bara

Aktivitas pertambangan batu bara di wilayah Desa Bukitmulia, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut

Pujiarto Menduga Kolam Ikan dan Kebun yang Terendam Akibat Aktivitas Tambang Batu Bara
istimewa
Hamparan kebun karet warga Desa Bukitmulia Kecamatan Kintap, teredam diduga akibat aktivitas pertambangan batu bara, Minggu (20/4)5/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Aktivitas pertambangan batu bara di wilayah Desa Bukitmulia, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut yang aktif menambang batu bara dituding penyebab banjir.

Itu dikatakan Kepala Dusun 3 Desa Bukitmulia, Pujiarto dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Minggu (20/5/2018) malam.

Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir yang meredam halaman permukiman warga di Dusun 3 Desa Bukitmulia.

Baca: LIVE STREAMING Persela vs Persija Liga 1 2018 Malam Ini - Link Live Streaming Indosiar Vidio.com

Pujiarto mengaku areal perkebunan karet milik warganya dan areal perkebunan kelapa sawit terendam hingga ketinggian 50 sentimeter hingga 1 meter.

Tak hanya itu, ungkap Pujiarto belum ada hitungan pastinya kerugian warganya akibat kolam ikan milik warga yang terendam dan rusak karena limbah pertambangan batu bara masuk permukiman.

Kepala Desa Bukitmulia, Suparno dikonfirmasi membenarkan sebagian kebun warga di Desa Bukitmulia seperti karet terendam.

Baca: LIVE STREAMING Trans7 MotoGP Le Mans Perancis 2018 Via Streaming Trans 7 Malam Ini

Belum ada data pasti dari Pemerintah Desa Bukitmulia menyikapi dampak dari musibah banjir yang meredam satu rumah warganya.

"Kalau kebun kelapa sawit yang terendam itu adalah milik PT Smart bukan punya warga," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help