Pilkada Tabalong 2018

Surat Suara Pilkada Tabalong Tiba dari Surabaya Langsung Diamankan

Kertas suara untuk Pilkada Tabalong 2018 kini sudah berada di KPU Tabalong setelah melalui perjalanan panjang dari Surabaya, Jatim.

Surat Suara Pilkada Tabalong Tiba dari Surabaya Langsung Diamankan
BANJARMASINPOST.co.id/dony usman
Debat terbuka Pilkada Tabalong, Sabtu (12/5/2018) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kertas suara untuk Pilkada Tabalong 2018 kini sudah berada di KPU Tabalong setelah melalui perjalanan panjang dari Surabaya, Jatim.

Ini karena pemenang tender untuk pencetakan kertas suara Pilkada Tabalong adalah salah satu perusahaan percetakan yang berasal dari Surabaya.

Komisioner Divisi Perencanaan Program dan Data KPU Tabalong, Irsandy Winata Nasution, yang dikonfirmasi, Minggu (20/5/2018), membenarkan kedatangan kertas suara Pilkada Tabalong.

Baca: Ribut Soal Abdul Somad Tak Masuk Daftar 200 Mubalig Kemenag, Ustaz Fahmi Malah Ingin Out dari Daftar

Baca: Kanker Kulit Ternyata Telah Merenggut Nyawa Adara Taista, Tahi Lalat Muncul Tiba-tiba!

Baca: Rasyid Rajasa Tulis Kalimat Singkat Namun Sangat Dalam di Foto Mendiang Istrinya, Adara Taista

Kertas suara yang datang jumlahnya kurang lebih 167.000 lembar dan kini sudah diamankan.

"Diamankan di kantor KPU sesuai perintah kapolres untuk pengamanan," katanya.

Jumlah kertas suara itu sendiri menurutnya sesuai dengan kebutuhan yang ada sekitar 167 ribu yang sudah dihitung dengan dengan penambahan 2,5 persen per TPS.

Setelah ini nantinya akan ada proses sortir untuk mengetahui apakah ada yang rusak atau tidak.

Pemeriksaan ini akan dilakukan sekalian proses pelipatan, dimana nantinya ketika dibuka harus disaksikan panwaslu, paslon dan petugas keamanan.

"Untuk pelipatan direncanakan Juni nanti," katanya.

Diketahui, dari pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) dan Penetapan DPT Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabalong 2018, ditetapkan DPT sebanyak 163.072 pemilih.

Halaman
12
Penulis: Dony Usman
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help