Berita Nasional

Tak Ada Ustaz Abdul Somad di 200 Mubaligh Kemenag, Menteri Agama: Rilis Bukan Berarti Memilah-Milah

Bukan hanya Ustaz Abdul Somad, KH Arifin Ilham, dan Ustadz Adi Hidayat juga tak ada dalam rilis 200 nama mubaligh dari Kemenag.

Tak Ada Ustaz Abdul Somad di 200 Mubaligh Kemenag, Menteri Agama: Rilis Bukan Berarti Memilah-Milah
Istimewa
Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Rilis nama 200 Mubaligh dari Kemenag memunculkan pro dan kontra, selain tak tercantumnya nama Ustaz Abdul Somad.

Bukan hanya Ustaz Abdul Somad, KH Arifin Ilham, dan Ustadz Adi Hidayat juga tak ada dalam rilis 200 nama mubaligh dari Kemenag.

Dilansir kemenag.go.id, Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menegaskan bahwa rilis daftar 200 nama mubaligh Kemenag bukan dalam rangka untuk memilah-milah.

Baca: Jawaban Kocak Ustaz Abdul Somad Ditanya Tak Masuk Daftar 200 Mubaligh Rekomendasi Kemenag

Mana penceramah yang boleh berceramah dan mana yang tidak boleh berceramah.

"Bukan itu tujuannya. Ini semua dalam rangka memenuhi harapan dan permintaan dari masyarakat," ujar Menag Lukman usai membuka gelaran Syiar Anak Negeri atau lomba nasyid kalangan milineal di salah satu studio tv di Jakarta, Sabtu petang (19/05).

Baca: Ustaz Yusuf Mansur : UAS (Ustaz Abdul Somad) Keren Banget, Super, Beda Kelas

Menurut Menteri Agama, rilis daftar nama mubaligh Kemenag itu dalam rangka menjawab pertanyaan masyarakat terkait mubaligh yang bisa berceramah, baik di mushola, masjid dan tempat pengajian lainnya.

"Artinya di kemudian hari akan muncul nama-nama sesuai dengan masukan yang kita terima dari tokoh-tokoh ulama dan ormas Islam. Sehingga mereka bisa kita manfaatkan ilmunya. Ini daftar yang sangat dinamis dan akan senantiasa mengalami updating dan perubahan penambahan," kata Menteri Agama.

Baca: Reaksi Publik Ustaz Somad Tak Masuk 200 Muballig Kemenag, Mbah Mijan: Somad Masih On The Track!

Menag menambahkan, setelah nama-nama mubaligh dikumpulkan, setidaknya ada tiga hal menjadi poin yang dicermati yaitu:

1. Mereka-mereka yang betul mumpuni dalam arti menguasai secara mendalam dan luas tentang substansi ajaran Islam.

2. Memiliki pengalaman yang cukup besar sebagai penceramah

Halaman
12
Penulis: Restudia
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved