Berita Hulu Sungai Tengah

Dishub HST Ungkap Truk Angkutan Semen Conch Sering Berupaya Terobos Jalan Kabupaten

Dinas Perhubungan Hulu Sungai Tengah mengakui, ada upaya beberapa sopir angkutan semen conch dari Tabalong

Dishub HST Ungkap Truk Angkutan Semen Conch Sering Berupaya Terobos Jalan Kabupaten
BANJARMASINPOST.co.id/hanani
Aktivitas bongkar muat semen Conch di Jalan Walangsi-Kapar, HST, dari truk sumbu dua ke truk trailer. Foto dirilis Senin (20/5/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dinas Perhubungan Hulu Sungai Tengah mengakui, ada upaya beberapa sopir angkutan semen conch dari Tabalong menerobos masuk jalan kabupaten, yang sampai sekarang masih dijaga petugas Dishub dan Satpol PP.

Hal tersebut karena pihak angkutan merasa pemerintah kabupaten tak berwenang menutup jalan tersebut.

Alasannya, meskipun statusnya jalan kabupaten, tapi eks jalan nasional kelas tiga yang bisa dilewati angkutan berbadan besar.

Meski demikian berdasarkan PP Nomor 39 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, juncto UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009, pasal 20, muatan sumbu terberat untuk kelas jalan III adalah delapan ton. Ukuran lebar maksimal 2.1 meter, panjang 9 meter dengan tingi 3,5 meter. Mengacu aturan tersebut, sesuai dimensinya, hanya sumbu dua yang boleh lewat.

Baca: Link Live Streaming Uber Cup 2018 : Berikut Skuat Tim Putri Indonesia vs Malaysia Siang Ini

Baca: Waah Raffi Ahmad Tak Berani Posting Foto Bersama Nagita Slavina dan Rafathar karena Ayu Ting Ting?

Baca: Viral Naik Angkot dan Lesu, Pak Tarno Dikabarkan Hidup Susah, Tapi Unggahan Ini Bikin Netter Senang

Baca: Heboh, Gibran Rakabuming Datang ke Acara Mata Najwa Konvoi Naik Motor Ini

“Makanya, dispensasi hanya diberikan kepada angkutan dump truk,” kata Plt Kepala Dinas Perhubungan dan LIngkungan Hidup (LH) HST, Muhammad Yani, saat rapat dengar pendapat dengan DPRD HST, yang juga mengundang tokoh masyarakat, LSM serta Satlantas Polres HST, Senin (21/5/2018).

Dispensasi lainnya, jelas dia, angkutan sumbu tiga ke atas jika mobil angkutan dalam keadaan kosongatau tanpa muatan.

Aktivitas bongkar muat semen Conch di Jalan Walangsi-Kapar, HST, dari truk sumbu dua ke truk trailer. Foto dirilis Senin (20/5/2018)
Aktivitas bongkar muat semen Conch di Jalan Walangsi-Kapar, HST, dari truk sumbu dua ke truk trailer. Foto dirilis Senin (20/5/2018) (BANJARMASINPOST.co.id/hanani)

Juga terhadap bersifat rutin melintas atau hanya insidentil, angkutan bahan bakar minyak, dan gas, angkutan proyek pemerintah atau angkutan untuk proyek yang bersifat strategis.

Disebutkan, dari pihak angkutan, bersikeras sesuai UU jika menutup, pemerintah daerah harus menyediakan jalur alternatif.

Sedangkan jalan alternatif Walangsi-Kapar yang menjadi jalan nasional, saat ini kondisinya rusak berat.

Kerusakan jalan alternatif itu sendiri karena sering dilewati oleh perusahaan angkutan semen tersebut.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help