Berita Internasional

Najib Razak Bantah Korupsi, Curhat Perlakuan Polisi yang Menzalimi Dirinya dan Keluarga

Untuk pertama kali mantan PM Malaysia, Najib Razak muncul setelah kekalahan partainya pada Minggu (20/5/2018).

Najib Razak Bantah Korupsi, Curhat Perlakuan Polisi yang Menzalimi Dirinya dan Keluarga
Malaysian Insider
Najib Razak 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak muncul setelah kekalahan partainya pada Minggu (20/5/2018). Dia langsung mengutarakan kekecewaannya.

Dikutip Kabar Siang, TV One, Najib Razak curhat mengenai perlakuan polisi kepadanya di depan para pendukungnya pada Minggu malam.

Najib mengemukakan kekecewaan atas kekalahan partainya serta perlakuan aparat hukum yang menggeledah kediamannya selama tiga hari terakhir.

Ia mempertanyakan profesionalisme aparat polisi.

"Sampai tempat tinggal anak saya pun digeledah," kata Najib.

Baca: Jadwal Buka Puasa Senin 21 Mei 2018 / 5 Ramadhan 1439 H di Jakarta, Surabaya & 30 Kota Besar

Baca: Waah Raffi Ahmad Tak Berani Posting Foto Bersama Nagita Slavina dan Rafathar karena Ayu Ting Ting?

Bahkan barang miliki cucunya yang masih beberapa bulan pun ikut diambil aparat kepolisian.

"Hadiah perkawinan anak saya pun diambil," tambah Najib.

Ia menyangkal berbagai tuduhan korupsi yang dilayangkan kepadanya.

Dilansir Kompas.com, Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) dilaporkan akan memanggil Najib Razak yang mengklaim menemukan bukti korupsi.

Najib dipanggil untuk dimintai keterangan terkait tuduhan korupsi yang dialamatkan kepadanya dalam skandal 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

"Dia (Najib) bakal datang Selasa (22/5/2018) untuk ditanya soal anak perusahaan 1MDB, SRC International," kata penyidik anonim tersebut.

Baca: Link Live Streaming Uber Cup 2018 : Berikut Skuat Tim Putri Indonesia vs Malaysia Siang Ini

MACC mengklaim menemukan bukti terdapat aliran dana sebesar 10,6 juta dolar Amerika Serikat (AS), sekitar Rp 150 miliar, dari SRC ke rekening yang diduga milik Najib.

Kasus 1MDB tersebut mencuat ketika Wall Street Journal memublikasikan dokumen yang menunjukkan Najib menerima dana 681 juta dolar AS, atau Rp 9,5 triliun ke rekening pribadinya.

Mantan PM yang berkuasa selama dua periode tersebut bersikeras bahwa uang itu merupakan donasi dari salah seorang anggota Kerajaan Arab Saudi. (Tribunwow/ Tiffany Marantika)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Najib Razak Curhat soal Perlakuan Polisi yang Menzalimi Dirinya dan Keluarga

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help