Jalan Nasional Terendam

Pohon Karet Warga Ikut Terendam, Pihak Perusahaan Pun Melakukan Ini

Suparno, Kepala Desa Bukitmulia, membenarkan sebagian kebun warganya seperti pohon karet terendam.

Pohon Karet Warga Ikut Terendam, Pihak Perusahaan Pun Melakukan Ini
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Suparno, Kepala Desa Bukitmulia, membenarkan sebagian kebun warganya seperti pohon karet terendam.

"Kalau kebun kelapa sawit yang terendam itu milik PT Smart bukan punya warga," ujarnya.

Suparno, menuturkan sudah ada upaya dari pemerintah desa meminta bantuan kepada perusahaan pertambangan batu bara yang ada di wilayahnya.

Salah satu upaya yaitu membongkar gorong-gorong di jalan yang dilintasi perusahaan pertambangan batu bara agar saluran air tak tersendat.

Baca: Wah Film Ayu Ting Ting Disebut Hadiah Ulang Tahun Dari Raffi Ahmad, Postingannya Penuh Hujatan

Sementara itu pihak perusahaan pertambangan batu bara di Desa Bukitmulia, Kecamatan Kintap, langsung merespon keluhan warga.

Kata Suparno, Kades Bukitmulia, dia langsung menghubungi pihak perusahaan pertambamgan batu bara yang terdekat terkait bencana banjir yang dialami wilayahnya.

Upaya itu dilakukannya guna mengantisipasi agar luapan air banjir tidak mengenang seluruh permukiman di Desa Bukitmulia.

Baca: Baru Musnahkan 2,4 Kilogram Sabu, Polda Kalsel Kembali Sita 18 Kg Sabu Jaringan Malaysia

Menurut Suparno, Desa Bukitmulia memang sebagian besar menjadi lokasi pertambangan batu bara. Sejak 1980-an, sebut dia, sebelum menjadi desa definitif, adalah lokasi unit permukiman Transmigrasi Sebamban II.

Belakangan, lahan pertanian dan pekarangan warga eks transmigrasi tak digarap dan dijual pemiliknya kepada perusahaan pertambangan batu bara.

Namun sebagian warga tidak menjual lahannya karena untuk menanam komoditas karet dan sebagian kecil membuat kolam ikan air tawar.

Baca: Beli BBM Pakai Drum Dilarang, Kedepannya Kios yang Jual Bensin Ditangkap Juga Nggak?

Pujiarto mengaku Tajuddin, pimpinan perusahaan pertambangan batu bara PT SSDK, sudah menemui warga korban dampak banjir di rumah tinggal Paijan.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help