Kalsel Bergerak

PLN Dukung Pengembangan Bandara Syamsudin Noor dengan Cara Ini

PLN terus menunjukkan kontribusi aktifnya dalam mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN)

PLN Dukung Pengembangan Bandara Syamsudin Noor dengan Cara Ini
Banjarmasinpost.co.id/Kurniawan
Kontribusi ini diwujudkan melalui pembangunan Gardu induk 15O kilo Volt (kV) Bandara Syamsyudin Noor yang resmi dioperasikan, Senin (21/05/2018) kemarin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - PLN terus menunjukkan kontribusi aktifnya dalam mendukung
Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kalimantan Selatan, salah satunya yakni pengembangan Bandara Syamsudin Noor.

Kontribusi ini diwujudkan melalui pembangunan Gardu induk 15O kilo Volt (kV) Bandara Syamsyudin Noor yang resmi dioperasikan, Senin (21/05/2018) kemarin.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor secara khusus meresmikan Gardu induk berkapasitas 60 Mega Volt Ampere (MVA) didampingi langsung oleh Direktur Bisnis Regional Kalimantan PT PLN (Persero) Machnizon Masri. Turut hadir Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani.

Pencapaian pernbangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini menjadi
bukti nyata PLN dalam mendukung perkembangan daerah Gardu induk Bandara
Syamsudin Noor selanjutnya akan menjadi suplai utama daya listrik ke
Bandara SYamsudin Noor.

Sebelumnya, Bandara Syamnsudin Noor disuplai melalui Gardu induk
Mantuil yang berjarak 15 Km dan Gardu induk Cempaka yang berjarak 13 Km.

Dengan beroperasinya Gardu induk Syamsudin Noor yang hanya berjarak 3,5 Km,
tentunya akan semakin meningkatkan keandalan suplai listrik bagi
operasional Bandara Syamsudin Noor.

Machnizon Masri menyampaikan bahwa saat inl daya tersambung ke
Bandara Syamsudin Noor sebesar 2,1 MegaWatt.

Dengan adanya pengembangan Bandara Syamsudin Noor yang rencananya akan selesai pada tahun 2019, maka kebutuhan suplai energi listrik untuk operasional bandara akan semakin
meningkat.

Dia mengatakan pengembangan Bandara ini menunjukkan bahwa ekonomi di
Kalimantan Selatan semakin bertumbuh.

Saat ini kawasan radius 5 km dari Bandara pertumbuhan beban dari sektor bisnis dan perumahan berkembang dengan pesat, sehingga di proyeksikan pada tahun 2018 beban di kawasan tersebut sekitar 18 MW.

"Oleh karena itu sebagai pintu gerbang utama menuju Kalimantan
Selatan, keandalan suplai energi listrik ke Bandara Syamsudin Noor tentu
menjadi prioritas PLN", ujarnya.(aol/*)

Penulis: Milna Sari
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved