Ekonomi dan Bisnis

Bank Kalsel Syariah Ikut Andil Pembiayaan Sindikasi Bandar Udara Internasional Jabar

Direncanakan pada hari kamis tanggal 24 Mei 2018 akan dilakukan historical flight untuk menandakan bahwa BIJB ini mendekati penyelesaian

Bank Kalsel Syariah Ikut Andil Pembiayaan Sindikasi Bandar Udara Internasional Jabar
Istimewa
Kepala Eksekutif Syariah Bank Kalsel, Agus Syabarrudin tandatangin kerjasama pembiayaan BIJB di Bandung, Senin (21/5/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keterlibatan aktif Bank Kalsel Syariah dalam Proyek Strategi Nasional (PSN) makin dirasakan dengan kembali ikut serta dalam pembiayaan sindikasi Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB).

Hal ini ditandai dengan penandatangan pembiayaan tahap kedua BIJB melalui skema Pembiayaan Investasi Non Pemerintah (PINA) yang berasal dari gabungan Perbankan Syariah, Senin (21/5/2018).

Pembiayaan tahap dua sebesar Rp 650 miliar ini merupakan pembiayaan gabungan dari berbagai perbankan syariah di Indonesia.

Baca: Live TVRI! Link Live Streaming Uber Cup 2018 Indonesia vs China via Streaming TVRI Jam 09.00

Dalam hal ini Bank Kalsel Syariah menjadi penyumbang portofolio terbesar dibanding peserta bank sindikasi lainnya.

Dijelaskan Kepala Eksekutif Syariah Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, diharapkan langkah ini sebagai pemicu perbankan syariah dalam membantu biayai PSN-PSN strategis lainnya kedepan.

Baca: LAGI BERLANGSUNG Live Streaming Uber Cup 2018 Indonesia vs China via Live TVRI, Musuh Sebenarnya!

Sebelumnya melalui skema pembiayaan yang sama, pembiayaan BIJB juga dilakukan melalui sindikasi bank-bank syariah sebesar Rp 906 miliar.

Pembiayaan yang diberikan oleh Perbankan Syariah tahap dua tersebut diperuntukan pembangunan sisi Darat dari Bandar Udara Internasional Jawa Barat.

BIJB berencana akan menjamin kapasitas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan di masa mendatang dalam perjalanan udara.

Baca: Wah Video Ayu Ting Ting dan Raffi Ahmad Nomor 2 Tapi Juara, Pakar Ekspresi : Gimmick Dari Hati!

Ini akan memudahkan dalam hal infrastruktur bandara, fasilitas terminal dan kemajuan bandara untuk meningkatkan pengalaman para penumpang dan pengunjung.

Direncanakan pada hari kamis tanggal 24 Mei 2018 akan dilakukan historical flight untuk menandakan bahwa BIJB ini mendekati penyelesaian dan bandara ini siap digunakan untuk kepentingan komersial hingga embarkasi haji.

Hal ini tunjukkan makin luasnya sebaran strategi pembiayaan Bank Kalsel Syariah tidak hanya di proyek-proyek strategis regional seperti sebelumnya juga dilakukan pada proyek pembangunan Bandara Syamsuddin Noor di Kalsel.

Sebelumnya, Bank Kalsel Syariah juga terlibat dalam pembiayaan investasi pembangunan Jalan Tol Soreang – Pasir Koja dengan keikutsertaan investasi sebesar Rp 100 miliar dari total nilai investasi sebesar Rp 834 miliar.

"Kedepannya diharapkan UUS Bank Kalsel bersama – sama dengan Pemerintah Daerah Kalimantan Selatan dapat bersinergi dalam membangun proyek strategis di Banua termasuk di dalamnya skema Pembiayaan Investasi Non Pemerintah (PINA) yang serupa dengan pembangunan Bandar Udara Internasional Jawa Barat," kata Agus. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved