Bayi Kembar Siam Banjarmasin

Bayi Kembar Dempet Ditangani 20 Tim Medis dengan Pendanaan BPJS

Tim medis dari Rumah Sakit RSUD Ulin Banjarmasin masih terus melakukan monitoring dan penanganan bayi kembar dempet

Bayi Kembar Dempet Ditangani 20 Tim Medis dengan Pendanaan BPJS
banjarmasinpost.co.id/huda
kondisi bayi Hana di ruang NICU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tim medis dari Rumah Sakit RSUD Ulin Banjarmasin masih terus melakukan monitoring dan penanganan bayi kembar dempet atau Conjoint Thorax Abdominal, yang lahir dari rahim Hana Fitria (26).

Bayi kembar perempuan itu, berusia 12 hari dan saat ini masih ditempatkan di ruang Neonatal Intensive care Unit (NICU).

Menurut Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Suciati biaya penanganan bayi kembar itu ditangani oleh BPJS.

Baca: Live TVRI! Link Live Streaming Thomas Cup 2018 Indonesia vs Korea Streaming TVRI, Marcus/Kevin Main

"Bayi Hana 1 dan bayi Hana 2 ini ditangani menggunakan dana BPJS. Jika dilihat background keluarga masih kategori mampu," katanya.

Dijelaskan Suciati bahwa untuk menangani anak tersebut diperlukan tim medis.

"Tim sudah kami bentuk dan ada sekitar 20 orang di dalamnya," kata Suciati.

Baca: Presiden Jokowi Umumkan Kenaikan THR bagi PNS, TNI-Polri, & Pensiunan

Sebelumnya diberitakan menurut ketua tim, Prof Ari Yunanto, Konidisi bayi kembar saat ini masih terus dipantau tim.

Bayi kembar dempet perempuan itu punya satu hati, dua jantung.

Dokter ahli anak di RSSUD Ulin tersebut menyebutkan perlu waktu untuk memulihkan kondisi anak apalagi melakukan pembedahan.

Baca: Hana Fitria Lahirkan Bayi Kembar Siam, Dokter: Kejadian Langka 1:200.000,

Unntuk anak ditangani oleh dokter Pudji Andayani dan ahli bedah Hery Poerwosusanto.

(banjarmasinpost.co.id/huda).

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved