Berita Banjarbaru

Ini Ancaman Bagi ASN Pemko Banjarbaru Jika Tidak Bijak Main Medsos

Asisten 1 Pemko Banjarbaru, M Aswan mengingatkan ASN agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Ini Ancaman Bagi ASN Pemko Banjarbaru Jika Tidak Bijak Main Medsos
banjarmasinpost.co.id
Ilustrasi - ASN saat apel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pada kesempatan apel pegawai Pemko Banjarbaru, asisten 1 Pemko Banjarbaru, M Aswan mengingatkan SN agar berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Pada arahannya itu, diingatkan karena saat ini sudah ada larangan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menyatakan enam aktivitas ujaran kebencian berkategori pelanggaran disiplin ASN atau PNS.

Diantaranya, menyampaikan baik lisan maupun tertulis lewat media sosial (medsos) berupa ujaran kebencian terhadap Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah.

Menyampaikan pendapat baik lisan maupun tertulis lewat medsos berupa ujaran kebencian terhadap Suku, Ras, Agama dan Antar golongan.

Baca: Hasil Piala Thomas 2018 Live TVRI : Marcus/Kevin Menang, Indonesia Samakan Skor 1-1 Lawan Korea

Baca: Live TVRI! Link Live Streaming Thomas Cup 2018 Indonesia vs Korea Streaming TVRI, Marcus/Kevin Main

Menyebarluaskan pendapat bermuatan ujaran kebencian (poin 1 dan 1 melalui media sosial).
Mengadakan kegiatan yang mengarah pada perbuatan Menghina, Menghasut, Memprovokasi dan Membenci Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah.

Menghadiri kegiatan yang mengarah pada perbuatan Menghina, Menghasut, Memprovokasi dan Membenci Pancasila, UUD, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan Pemerintah.

Menanggapi atau mendukung sebagai tanda setuju pendapat sebagaimana pada poin 1 dan 2 dengan memberikan likes, dislike, love, retweet atau comment di medsos.

Baca: LIVE STREAMING Persib vs PSM Liga 1 2018 Malam Ini - Link Live Streaming Indosiar Vidio.com

Dia tak hanya menyampaikan semua itu, tapi juga berpesan agar pegawai cerdas dalam bermedsos.

"Ya ASN tentu tidak boleh gegabah dalam bermedsos, dapat mengendalikan diri untuk tidak terrpancing dengan isu dan ujaran kebencian yang dapat mengganggu keutuhan NKRI serta postingan yang mengandung muatan berpotensi SARA. Nanti bisa dapat dijatuhi hukuman disiplin pegawai sesuai PP 53/2010," tegas Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Banjarbaru Firdaus Hazairin.
(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved